Ro’ihatus Siha (2022) Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Intensi Masyarakat Terhadap Vaksinasi Covid-19 Di Masa Pandemi. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
S.FKP.51-22-cov.pdf Download (491kB) |
|
|
Text (BAB 1)
S.FKP.51-22-bab 1.pdf Download (53kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
S.FKP.51-22.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
"Pendahuluan: Berbagai upaya dilakukan untuk menanggulangi pandemi salah satunya dengan mengembangkan vaksin Covid-19, namun pengembangan vaksin yang dilakukan dalam waktu cukup singkat menimbulkan munculnya keraguan tentang keefektifan vaksin. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis beberapa faktor yang berhubungan dengan intensi masyarakat melakukan vaksinasi Covid-19 di masa pandemi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur dengan sampel sebanyak 107 responden dimana pengambilan sampel menggunakan teknik convenience sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang disebarkan secara online. Analisis data menggunakan uji Regresi Logistik untuk mengetahui hubungan sikap, faktor demografi, pengetahuan, pengalaman, dan paparan media dengan intensi vaksinasi Covid-19. Hasil dan analisis: Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara variabel sikap (p=0,018), pengetahuan (p=0,042), pengalaman (p= 0,030) dan paparan media (p= 0,002) dengan intensi vaksinasi Covid-19. Sedangkan pada variabel umur (p=0,842), jenis kelamin (p=0,532), pendidikan (p=0,273), agama (p=782) dan etnis/suku (p=0,218) tidak menunjukkan adanya hubungan dengan intensi vaksinasi Covid-19. Pembahasan dan kesimpulan: Intensi vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo masih rendah. Faktor-faktor yang berhubungan dengan intensi vaksinasi diantaranya yaitu sikap positif, pengetahuan yang baik, memiliki pengalaman terkait vaksin, dan paparan media yang banyak. Pemerintah dan tenaga kesehatan diharapkan mampu memastikan tersedianya informasi yang baik bagi masyarakat, sehingga dapat meningkatkan keyakinan dan intensi terhadap vaksinasi Covid-19. "
Actions (login required)
![]() |
View Item |


