Studi Komparatif Klasifikasi Anomali Duktus Mulerian Pada MRI Menurut ESHRE – ESGE Dan ASRM Di Rsud Dr. Soetomo Surabaya

MERLIN GUNTUR JAYA (2022) Studi Komparatif Klasifikasi Anomali Duktus Mulerian Pada MRI Menurut ESHRE – ESGE Dan ASRM Di Rsud Dr. Soetomo Surabaya. Other thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
012028176303_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (185kB)
[img] Text (BAB I)
012028176303_BAB I.pdf

Download (36kB)
[img] Text (FULLTEXT)
012028176303_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id

Abstract

Pendahuluan : Penelitian ini bertujuan untuk menilai pelaporan magnetic resonance imaging (MRI) dari Mullerian duct anomaly (MDA) melalui klasifikasi ASRM dan ESHRE dan mengukur kesepakatan interobserver antara kedua klasifikasi tersebut. Bahan dan metode: MRI panggul dan perut dari 52 pasien wanita yang didiagnosis dengan MDA dari 2018 hingga 2022 ditinjau secara retrospektif oleh dua ahli radiologi konsultan organ wanita. Struktur anatomi Mullerian dan wanita kemudian dilaporkan berdasarkan klasifikasi American Society for Reproductive Medicine (ASRM) dan European Society of Human Reproduction and Embryology (ESHRE). Hasil klasifikasi kemudian dibandingkan satu sama lain. Kesepakatan antarpengamat dari kedua kategori diukur dengan kappa Cohen dan koefisien korelasi antar kelas (ICC). Hasil Dari tabel silang morfologi uterus, baik ESHRE-ESGE maupun ASRM menunjukkan kondisi uterus normal dan abnormal yang sama pada kedua klasifikasi. Juga pada aplasia dan agenesis pada kedua klasifikasi menunjukkan hasil yang sama. Namun terdapat hasil yang berbeda pada bicorporeal complete dan didelphys dimana k= 0,898 (P<0,001). Keandalan interrater dari MDA yang dilaporkan dengan klasifikasi ASRM sangat baik dengan k= 0,960±0,040 (P<0,05). Uterus yang dilaporkan dengan klasifikasi ESHRE memiliki interrater reliabilitas yang sangat baik dengan k= 0,905±0,052 (P<0,05). Sedangkan klasifikasi ESHRE reliabilitas interrater serviks dan vagina sangat baik dan sedang dengan k= 0,903±0,065 (p<0,05) dan k= 0,760±0,085 (p<0,05). ICC untuk klasifikasi ESHRE serviks dan vagina masing-masing adalah 93,8% (95%CI 0,893-0,965) dan 98,8% (95%CI 0,979-0,993). Lima puluh dua subjek kami adalah 6 (11,5%) dengan endometrioma, 6 (11,5%) dengan kelainan ginjal, dan 1 (1,9%) dengan kelainan tulang belakang. Kesimpulan Klasifikasi ASRM dan ESHRE dapat diandalkan untuk menggambarkan fitur MDA meskipun perlu elaborasi tambahan kelainan bersamaan untuk pentingnya pengobatan. Kata kunci Anomali saluran Mullerian, ESHRE, ASRM, Pencitraan resonansi magnetik

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: KKA KK Sp.FK.R 15 - 23 Mer s
Uncontrolled Keywords: Mullerian duct anomalies, ESHRE, ASRM, Magnetic resonance imaging
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics > RG1-991 Gynecology and obstetrics > RG211-483 Abnormalities and diseases of the female genital organs
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Radiologi
Creators:
CreatorsNIM
MERLIN GUNTUR JAYANIM012028176303
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorLIES MARDIYANANIDN8865800016
Thesis advisorTRI WULAN HANDARINIUNSPECIFIED
Depositing User: Ika Rudianto
Date Deposited: 18 Sep 2026 03:43
Last Modified: 18 Sep 2026 03:43
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147447
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item