STUDI PENGGUNAAN OBAT ANTIPLATELET PADA PASIEN STROKE TROMBOTIK (DI RUMAH SAKIT UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA)

RAFIFAH FADHILAH, - (2022) STUDI PENGGUNAAN OBAT ANTIPLATELET PADA PASIEN STROKE TROMBOTIK (DI RUMAH SAKIT UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HAL JUDUL)
HAL JUDUL.pdf

Download (357kB)
[img] Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (43kB)
[img] Text (FULLTEXT)
051811133055.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Stroke merupakan penyakit yang menyebabkan 5,5 juta kematian di dunia. Insiden stroke tertinggi adalah stroke iskemik, pada stroke iskemik insiden terbesar terjadi pada stroke trombotik. Stroke trombotik terjadi karena adanya pembentukan trombus pada pembuluh darah ke otak. Terapi antiplatelet memiliki peran penting dalam mencegah terjadinya stroke berulang dan penyakit kardiovaskular lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola penggunaan obat antiplatelet pada pasien stroke trombotik serta mengidentifikasi drug related problem (DRP) berupa efek samping dan interaksi obat dari terapi antiplatelet. Penelitian dilakukan secara retrospektif pada periode Januari 2021 – Desember 2021 di Rumah Sakit Universitas Airlangga Surabaya Hasil yang didapatkan dari 50 pasien yang masuk kriteria inklusi didapatkan antiplatelet yang digunakan adalah asetosal (40%), clopidogrel (28%), kombinasi antara asetosal dengan clopidogrel (28%) dan kombinasi anatara asetosal dengan cilostazol (4%). Monoterapi asetosal merupakan terapi yang paling banyak digunaka. Dosis dan frekuensi pemberian terapi antiplatelet pada pasien stroke trombotik telah sesuai dengan pedoman. Drug related problem berupa efek samping disepsia dan mual dan/atau muntah serta interaksi obat yang potensial adalah penggunaan asetosal dengan ACEi, asetsoal dengan NSAID, clopidogrel dengan NSAID, clopidogrel dengan PPI, dan clopidogrel dengan statin Terapi antiplatelet yang diberikan pada pasien stroke trombotik adalah asetosal, clopidogrel dan cilostazol diberikan dalam bentuk monoterapi atau kombinasi. Dosis dan frekuensi pemberian antiplatelet pada pasien stroke trombotik sudah sesuai dengan guideline. Permasalah terkait obat yaitu efek samping dan interaksi obat yang ditemukan bersifat potensial.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK S.FF 84 - 23 Raf s
Uncontrolled Keywords: Terapi antiplatelet, stroke trombotik, drug related problem
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: 05. Fakultas Farmasi > S1 Farmasi
Creators:
CreatorsNIM
RAFIFAH FADHILAH, -NIM051811133055
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorSUHARJONO, --
Thesis advisorSAMIRAH, --
Thesis advisorABDULLOH MACHIN, --
Depositing User: Indah Fatma
Date Deposited: 21 Sep 2026 01:32
Last Modified: 21 Sep 2026 01:32
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147530
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item