MUHAMAD JIHAD FERNANDA PUTRA, - (2022) HUBUNGAN CURAH HUJAN, SUHU UDARA, KELEMBAPAN, KECEPATAN ANGIN, DAN PENYINARAN MATAHARI DENGAN KASUS DEMAM BERDARAH DENGUE DI KABUPATEN MALANG TAHUN 2011 – 2020. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HAL JUDUL)
HAL JUDUL.pdf Download (251kB) |
|
|
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf Download (126kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
101811133104.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Demam Berdarah Dengue merupakan penyakit berbasis vektor yang salah satunya dibawa oleh nyamuk Aedes. Salah satu faktor yang meningkatan kemampuan lama hidup nyamuk dan penularan virus Dengue oleh nyamuk adalah kondisi iklim. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan curah hujan, suhu udara, kelembapan, kecepatan angin, dan penyinaran matahari dengan kasus Demam Berdarah Dengue di Kabupaten Malang tahun 2011 – 2020. Penelitian ini berjenis kuantitatif dengan rancang bangun studi ekologi. Populasi penelitian ini adalah seluruh penduduk yang tercatat sebagai penderita DBD pada laporan Dinas Kesehatan Kabupaten Malang dalam kurun waktu 2011 – 2020. Sampel yang digunakan adalah sampel total populasi, yaitu sejumlah 8524 penderita DBD di Kabupaten Malang dalam kurun tahun 2011 – 2020. Data disajikan secara deskriptif dalam bentuk pemetaan sederhana, tabel distribusi frekuensi, dan grafik. Analisis inferensial data disajikan dalam bentuk tabel dan dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah kasus DBD tahunan tertinggi ditemukan pada tahun 2019 sebanyak 1558 kasus. Jumlah kasus DBD tahunan terendah ditemukan pada tahun 2012 sebanyak 180 kasus. Analisis inferensial menggunakan korelasi spearman menunjukkan adanya hubungan kasus DBD dengan variabel curah hujan (p= 0,005), suhu udara (p= 0,002), kelembapan (p= 0,000), dan kecepatan angin (p= 0,000). Variabel lama penyinaran matahari tidak berhubungan dengan kasus DBD di Kabupaten Malang tahun 2011 – 2020 (p= 0,470). Kesimpulan dari penelitian ini adalah curah hujan, suhu udara, kelembapan, dan kecepatan angin bulanan berhubungan dengan kasus Demam Berdarah Dengue di Kabupaten Malang tahun 2011 – 2020. Lama penyinaran matahari bulanan tidak berhubungan dengan kasus Demam Berdarah Dengue di Kabupaten Malang tahun 2011 – 2020. Berdasarkan hasil penelitian ini, saran yang dapat diberikan adalah diperlukan upaya penguatan kegiatan 3M Plus, utamanya pada musim penghujan yang rentan meningkatkan jumlah nyamuk. Upaya pemberdayaan masyarakat melalui kader JUMANTIK juga dapat diterapkan sebagai upaya pemantauan awal keberadaan jentik nyamuk di tingkat rumah tangga.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FKM 60 - 23 Muh h | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Demam Berdarah Dengue, Iklim, Studi Ekologi | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine | ||||||
| Divisions: | 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Indah Fatma | ||||||
| Date Deposited: | 21 Sep 2026 01:40 | ||||||
| Last Modified: | 21 Sep 2026 01:40 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147534 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


