MUGA WIJI RAHAYU, - (2022) Identifikasi Problema Penggunaan Obat Dengan Bentuk Sediaan Khusus Pada Pasien Geriatri (Studi Di Unit Farmasi Rawat Jalan Rumah Sakit Universitas Airlangga Surabaya). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HAL JUDUL)
HAL JUDUL.pdf Download (376kB) |
|
|
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf Download (54kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
051811133093.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Sindroma geriatri merupakan suatu kondisi penurunan fungsi organ yang menyebabkan terjadinya problema penggunaan obat terutama obat-obatan dengan bentuk sediaan khusus, seperti inhaler, insulin pen, dan obat dengan pelepasan modifikasi. Tujuan: Mengkaji jenis problema penggunaan obat dengan bentuk sediaan khusus pada pasien geriatri di Instalasi Farmasi Rawat Jalan RSUA Surabaya. Metode: Jenis penelitian observasional dan prospektif dengan metode wawancara. Setiap masalah yang teridentifikasi diberi skor untuk dianalisis secara deskriptif dan statistik. Pengambilan data dilakukan pada bulan April sampai Juni 2022. Hasil: Sampel sebanyak 82 bentuk sediaan khusus, terdapat drug delivery device meliputi inhaler (26%) dan insulin pen (29%), dan drug delivery system meliputi OROS (33%) , retard (6%), dan obat dengan pelepasan modifikasi (6%). Problema penggunaan obat ditemukan pada 40% sediaan. Dalam bentuk inhaler, problema penggunaan obat DPI adalah kegagalan preparasi dosis, pengocokan inhaler setelah preparasi dosis, dan tidak memeriksa sisa dosis setelah menggunakan alat. Sedangkan di MDI tidak ditemukan. Problema penggunaan insulin pen adalah kesalahan penyimpanan alat (25%), kesalahan posisi injeksi (8%), dan penggunaan jarum tumpul/patah berulang (38%). Sedangkan pada obat dengan pelepasan modifikasi adalah kesalahan penyimpanan obat (5%). Persentase penggunaan obat tidak teratur adalah Turbuhaler 33%, Breezhaler 60%, Diskus 25%, MDI 0%, insulin pen 29%, dan obat pelepas modifikasi 24%. Penyelesaiannya diberikan dengan menggunakan edukasi verbal seperti leaflet. Analisis statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan pada insulin pen dan obat dengan pelepasan modifikasi, sedangkan pada inhaler tidak ada perbedaan yang signifikan. Kesimpulan: Setiap jenis obat dengan bentuk sediaan khusus memiliki problema yang berbeda dan upaya penyelesaian problema dalam bentuk intervensi belum memberikan hasil yang maksimal.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FF 86 - 23 Mug i | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Penggunaan obat dengan bentuk sediaan khusus, problema penggunaan obat, studi prospektif, analisis statistic | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica | ||||||
| Divisions: | 05. Fakultas Farmasi > S1 Farmasi | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Indah Fatma | ||||||
| Date Deposited: | 21 Sep 2026 01:42 | ||||||
| Last Modified: | 21 Sep 2026 01:42 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147535 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


