Nur Laili Komariyah, - (2017) Analisis Perbandingan Nilai Timbal (Pb) Pada Rumput Laut (Eucheuma Cottonii) Di Perairan Bluto Dan Perairan Saronggi Sumenep, Madura, Jawa Timur. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (FULLTEXT)
167. NUR LAILI K. 141311133149.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Wilayah laut Indonesia membentang melebihi lima juta kilometer persegi atau hampir dua kali luas daratannya. Laut merupakan salah satu perairan yang dapat menerima dampak negatif dari aktifitas manusia yang berupa bahan pencemar. Bahan pencemar yang masuk ke perairan dapat mengubah suatu ekosistem perairan yang biasanya disebut sebagai pencemaran. Hal tersebut jelas dapat menurunkan daya guna perairan laut (Mukhtasor, 2007). Perairan Madura merupakan perairan yang dapat dengan mudah tercemar dikarenakan perairan di Madura mempunyai arus yang menghubungkan perairan Surabaya dengan perairan di Madura. Sumber timbal juga berasal dari arus yang dibawa oleh kapal penangkap ikan dan kapal tanker yang berasal dari perairan Surabaya sehingga secara tidak langsung arus tersebut membawa kandungan logam berat timbal kedalam perairan di Pamekasan dan kemudian berakhir menuju ke Sumenep sehingga endapan logam berat timbal pada sedimen berakhir di perairan Sumenep (Murtini dkk, 2003). Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan perbedaan kadar timbal yang terakumulasi pada rumput laut Eucheuma cottonii dan membandingkan kadar timbal pada rumput laut Eucheuma cottonii dengan ketentuan Standar Nasional Indonesia (SNI) di perairan Bluto dan perairan Saronggi Sumenep, Madura. Pengujian sampel dilakukan di Laboratorium Kimia, Universitas Airlangga. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rumput laut basah dengan umur 17-20 hari. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak dua stasiun pada masing-masing stasiun sebanyak tiga sampel. Parameter utama yang diamati adalah rumput laut E. cottonii, sedimen, dan air laut. Parameter penunjang berupa kualitas air. Berdasarkan hasil penelitian tentang kandungan logam berat timbal pada rumput laut pada kedua lokasi baik di Bluto maupun di Saronggi masih dalam batas aman untuk dikonsumsi yaitu sebesar 0,018 ppm di Bluto dan 0,256 di Saronggi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Nilai Timbal (Pb), Rumput Laut (Eucheuma Cottonii) | |||||||||
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling | |||||||||
| Divisions: | 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Manajemen Kesehatan Ikan & Budidaya Perikanan | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Dwi Prihastuti | |||||||||
| Date Deposited: | 21 Sep 2026 03:49 | |||||||||
| Last Modified: | 21 Sep 2026 03:49 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147550 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


