HUBUNGAN TEKANAN DARAH SISTOLIK DAN NILAI INDEKS SYOK-INDEKS SYOK MODIFIKASI TERHADAP MORTALITAS DAN PENGGUNAAN VENTILATOR MEKANIK PADA ANAK YANG MENGALAMI SYOK SEPTIK

RICKY PEBRIANSYAH (2022) HUBUNGAN TEKANAN DARAH SISTOLIK DAN NILAI INDEKS SYOK-INDEKS SYOK MODIFIKASI TERHADAP MORTALITAS DAN PENGGUNAAN VENTILATOR MEKANIK PADA ANAK YANG MENGALAMI SYOK SEPTIK. Other thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
011918116306_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (352kB)
[img] Text (BAB I)
011918116306_BAB I.pdf

Download (38kB)
[img] Text (FULLTEXT)
011918116306_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Hingga saat ini, parameter yang paling ideal untuk menentukan tingkat keparahan syok septik masih menjadi perdebatan. Tekanan darah sistolik, indeks syok, dan indeks syok modifikasi merupakan salah satu pilihan parameter non invasif dalam pemantauan hemodinamika pasien sebagai prediktor luaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan hubungan antara tekanan darah sistolik, nilai indeks syok, dan indeks syok modifikasi terhadap mortalitas dan penggunaan ventilator mekanik pada anak yang mengalami syok septik. Metode: Penelitian dilakukan secara retrospektif dengan menggunakan rekam medis dari 33 anak yang mengalami syok septik dari bulan Juni 2021 hingga Februari 2022 di PICU RSUD Dr. Soetomo, Surabaya. Sampel penelitian diambil dengan menggunakan teknik total sampling dari anak yang mengalami syok septik berusia 1 bulan-18 tahun. Pada saat awal terjadi syok septik, hemodinamik pasien dihitung dari nilai indeks syok (rasio denyut jantung terhadap tekanan darah sistolik) dan indeks syok modifikasi (rasio denyut jantung terhadap tekanan arteri rata-rata). Kemudian, pasien ditelusuri apakah hidup atau meninggal dunia dan menggunakan ventilator mekanik atau tidak selama 28 hari setelah mengalami syok septik. Data dianalisis dengan menggunakan uji korelasi Rank-Spearman. Hasil: Tekanan darah sistolik berkorelasi signifikan terhadap mortalitas dengan nilai r -0,424; AUC 0,743; sensitivitas 70,58%; spesifisitas 68,75%; cut-off value tekanan darah sistolik ?77,5 mmHg, dan juga terhadap penggunaan ventilator mekanik dengan nilai r -0,520; AUC 0,816; sensitivitas 81,82%; spesifisitas 63,63%; dan cut-off value tekanan darah sistolik ?72 mmHg. Indeks syok maupun indeks syok modifikasi tidak berkorelasi signifikan terhadap mortalitas, tetapi berkorelasi signifikan terhadap penggunaan ventilator mekanik dengan nilai r 0,389 dan AUC 0,738 (indeks syok), r 0,436 dan AUC 0,767 (indeks syok modifikasi), sensitivitas 86,36%; spesifisitas 45,45%; cut-off value indeks syok >1,25 dan indeks syok modifikasi >1,70. Kesimpulan: Tekanan darah sistolik dapat digunakan sebagai prediktor mortalitas dan penggunaan ventilator mekanik pada anak yang mengalami syok septik. Nilai indeks syok dan indeks syok modifikasi tidak dapat digunakan sebagai prediktor mortalitas, tetapi dapat digunakan sebagai prediktor penggunaan ventilator mekanik.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: KKA KK Sp.FK.KA 23 - 23 Ric h
Uncontrolled Keywords: Systolic blood pressure, shock index, modified shock index, mortality, mechanical ventilator usage, septic shock.
Subjects: R Medicine > RJ Pediatrics > RJ370-550 Diseases of children and adolescents
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Ilmu Kesehatan Anak (Sub Spesialis)
Creators:
CreatorsNIM
RICKY PEBRIANSYAHNIM011918116306
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorARINA SETYANINGTYASNIDN0022027608
Thesis advisorIRA DHARMAWATINIDN8878800016
Depositing User: Ika Rudianto
Date Deposited: 21 Sep 2026 06:05
Last Modified: 21 Sep 2026 06:05
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147583
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item