DHEA MEDISIKA HERTANTI (2022) FAKTOR RISIKO GIZI PADA PASIEN ANAK DENGAN KUSTA DI DIVISI KUSTA UNIT RAWAT JALAN KESEHATAN KULIT DAN KELAMIN RSUD DR. SOETOMO SURABAYA TAHUN 2017-2019. Thesis thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
011818046305_HALAMAN JUDUL.pdf Download (231kB) |
|
|
Text (BAB I)
011818046305_BAB I.pdf Download (51kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
011818046305_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Kusta adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae. Saat ini kusta masih menjadi permasalahan di berbagai macam belahan dunia. Definisi anak adalah seseorang yang belum berusia 18 tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan. Beberapa literatur menyebutkan bahwa faktor risiko kusta pada anak-anak terbagi menurut host, agent, dan environmental. Salah satu faktor host yang dianggap sebagai faktor risiko terjadinya insidensi kusta adalah faktor nutrisi. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain penelitian cross sectional untuk mengevaluasi berat badan dan tinggi badan pasien kusta anak, mengevaluasi kadar haemoglobin (Hb), mengevaluasi status vaksin BCG pada pasien kusta anak, mengevaluasi status gizi berdasarkan WHO dan CDC pada pasien kusta anak berdasarkan tipe kusta, lama sakit, dan adanya narakontak. Hasil penelitian ini menunjukkan jumlah pasien kusta anak baru yang berobat ke Divisi Kusta URJ Kesehatan Kulit dan Kelamin RSUD Dr. Soetomo Surabaya periode 2017-2019 adalah 36 pasien (9,9%). Kelompok usia rata-rata adalah 10-14 tahun. Tipe kusta terbanyak adalah tipe MB dengan jumlah 20 pasien kusta anak (77%), diikuti dengan tipe PB sebanyak 6 pasien kusta anak (23%) dengan kusta tipe BB terbanyak sejumlah 10 kasus (38,4%). Kusta tipe BT merupakan tipe kusta terbanyak dari tipe PB, dengan total 5 pasien (19,2%). Sebagian besar menunjukkan hasil Hb normal sebanyak 13 pasien (50%) dengan hasil BTA IB dan IM negatif. Anak-anak yang mendapatkan vaksin BCG sebanyak 6 pasien (23%). Sumber kontak penularan terbanyak adalah kontak dengan orang serumah, yaitu sebesar 6 kasus (67%). Terdapat riwayat keluarga dengan ayah penderita kusta aktif sebanyak 3 pasien (42,8%) dan kakak kandung penderita kusta sebanyak 3 pasien (42,8%). Terdapat korelasi antara status BTA dengan derajat tipe kusta anak dengan nilai p-value masing-masing pada IB (p<0,67) dan IM (p<0,70). Status gizi pada saat datang pertama kali menunjukkan 8 pasien (30%) memiliki postur tubuh pendek. Status gizi overweight sebanyak 5 pasien (19,2%) dan obesitas ditunjukkan oleh 1 pasien kusta anak (3,8%). Status gizi saat lahir menunjukkan 1 pasien (3,8%) overweight dan 1 pasien (3,8%) dengan obesitas. Simpulan penelitian ini didapatkan, nilai Hb rendah terbanyak didapatkan pada pasien kusta anak tipe LL. Status vaksin BCG terbanyak pada tipe BL. Tidak terdapat korelasi antara status gizi dengan derajat tipe kusta anak.
| Item Type: | Thesis (Thesis) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK Sp.FK.KKK 06 - 23 Dhe f | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | child leprosy, nutritional status | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RJ Pediatrics > RJ370-550 Diseases of children and adolescents R Medicine > RL Dermatology |
|||||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > S2 Ilmu Kedokteran Klinik | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Ika Rudianto | |||||||||
| Date Deposited: | 22 Sep 2026 01:07 | |||||||||
| Last Modified: | 22 Sep 2026 01:07 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147635 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


