SRI ENDAH KINASIH, - (2022) BEING A RISK SOCIETY:PRODUKSI PENYAKIT MENULAR PADA PEKERJA MIGRAN INDONESIA PURNATUGAS DI ERA MODERNITAS REFLEKSIF. Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN I)
071827047302 HALAMAN I.pdf Download (202kB) |
|
|
Text (BAB I)
071827047302 BAB I.pdf Download (149kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
071827047302.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Studi ini bertujuan menjelaskan risk society di kalangan Pekerja Migran Indonesia purnatugas dalam era modernitas refleksif melalui perspektif Ulrich Beck. Pada saat proses globalisasi, dengan terciptanya pasar tenaga kerja mempunyai konsekuensi berupa terbukanya pengiriman pekerja migran. Pengiriman pekerja migran ke luar negeri bertujuan untuk mendapatkan kesejahteraan. Namun, distribusi kesejahteraan ternyata diiringi distribusi risiko, yaitu penularan penyakit. Penularan penyakit semakin berkembang sampai ke daerah asal ketika tidak dilakukan proses medical screening pada saat proses pemulangan PMI purnatugas ke Indonesia. Hal ini memiliki risiko terhadap pendistribusian penyakit menular yang tidak hanya di daerah asal, tetapi bahkan seluruh masyarakat Indonesia maupun secara global. Hasil studi ini menemukan pada era modernitas refleksif, motivasi menjadi Pekerja Migran Indonesia merupakan process of individualization yang dirancang secara rasional untuk membentuk identitas dirinya atau referensi diri dalam merancang biografisnya. Mereka mengubah penampilan dan berperilaku yang lepas dari kontrol sosial, maka akan memproduksi dan mereproduksi penyakit menular (dalam hal ini HIV/IDS) di negara penempatan. Pada saat yang bersamaan, petugas kesehatan mengevaluasi dan merespons terhadap situasi dan kondisi selama proses prapenempatan-penempatan-purnapenempatan Pekerja Migran Indonesia, baik pada saat medical screening, di Rumah Perlindungan Trauma Center (RPTC), di Kantor Kesehatan Pelabuhan maupun di tingkat kabupaten/kota, tidak menjalankan pemeriksaan kesehatan dengan baik sesuai dengan Peraturan Menteri No. 1501/MENKES/PER/X/2010 dan Peraturan Menteri Kesehatan No. 29/2013 terhadap pencegahan penyakit menular. Selama proses prapenempatan-penempatan-purnapenempatan, Pekerja Migran Indonesia memproduksi, mereproduksi dan me(re)reproduksi penyakit menular. Tidak adanya medical screening bagi PMI purnatugas sangat berisiko bagi Indonesia, sehingga Indonesia menghadapi being a risk society dan terciptanya boomerang effect.
| Item Type: | Thesis (Disertasi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 D.FISIP.S 10 - 23 Sri b | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Reflexive modernity, Indonesian Migrant Workers, infectious diseases, Ulrich Beck, risk society, process of individualization, medical screening, boomerang effect. | |||||||||
| Subjects: | H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform > HN1-995 Social history and conditions. Social problems. Social reform | |||||||||
| Divisions: | 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Doktor Ilmu Sosial | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Dewi Puspita | |||||||||
| Date Deposited: | 22 Sep 2026 07:52 | |||||||||
| Last Modified: | 22 Sep 2026 07:52 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147683 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


