TAUFIK NUR YAHYA (2022) PENGARUH ASAM HIALURONAT PADA LAJU PENYEMBUHAN HISTOPATOLOGIS STERNUM MODEL DIABETES KELINCI (Oryctolagus cuniculus) YANG DIRUSAK ARTERI MAMARIA INTERNA. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
012015653013_HALAMAN JUDUL.pdf Download (2MB) |
|
|
Text (BAB I)
012015653013_BAB I.pdf Download (201kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
012015653013_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Sternotomi median merupakan ancangan yang paling umum digunakan untuk prosedur bedah jantung, termasuk operasi coronary artery bypass graft (CABG). Salah satu tantangan dalam sternotomi median adalah komplikasi berupa infeksi superfisial maupun profunda sehingga menyebabkan dehisensi dan membuat sternum tidak stabil. Pengambilan arteri mamaria interna diketahui dapat meningkatkan resiko terjadinya dehisensi sternum. Resiko dehisensi sternum bertambah apabila pasien memiliki komorbid diabetes mellitus. Asam hialuronat adalah glikosaminoglikan non-sulfat yang bersifat asam. Asam hialuronat terdapat pada jaringan ikat pada dermis, cairan synovial, vitreum, matrix pulpa gigi, dan bagian tubuh lain. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan apakah asam hialuronat dapat mempercepat penyembuhan luka sternum. Metode: Sternotomi median dilakukan pada 2 kelompok model diabetes Oryctolagus cuniculus yang telah dirusak arteri mamaria interna. Setiap kelompok terdiri dari 8 hewan, dengan kelompok perlakuan menerima asam hialuronat secara topikal pada sternum dan kelompok kontrol tidak diberikan zat tertentu sebelum penutupan sternum. Penyembuhan tulang dievaluasi dengan kriteria penyembuhan histopatologis Emery pada hari ke-20 dan ke-40. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan penggunaan asam hialuronat dapat mempercepat penyembuhan secara histopatologis pada hari ke-20. Pada uji statistik Mann-Whitney didapatkan p = 0,029 (p value <0,05). Sedangkan pada pemeriksaan hari ke-40, tidak didapatkan perbedaan yang signifikan secara statistik pada kedua kelompok pada uji Mann-Whitney p = 0,686 (p value >0,05). Kesimpulan: Penggunaan asam hialuronat dapat meningkatkan tingkat penyembuhan tulang dibandingkan dengan kontrol pada hari ke-20, tetapi tidak pada hari ke-40 pemeriksaan.
| Item Type: | Thesis (Thesis) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK T.FK.KK 34 - 23 Tau p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | hyaluronic acid, sternotomy, internal mammary artery, diabetes mellitus | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine > RC31-1245 Internal medicine | |||||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > S2 Ilmu Kedokteran Klinik | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Sulistiorini | |||||||||
| Date Deposited: | 23 Sep 2026 06:33 | |||||||||
| Last Modified: | 23 Sep 2026 06:33 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147732 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


