HUBUNGAN ANTARA KADAR GLUTATHIONE SULFHYDRYL DAN MALONDIALDEHYDE DENGAN DERAJAT KEPARAHAN PENYAKIT GINJAL KRONIS PADA ANAK

AGUSTINA WULANDARI (2022) HUBUNGAN ANTARA KADAR GLUTATHIONE SULFHYDRYL DAN MALONDIALDEHYDE DENGAN DERAJAT KEPARAHAN PENYAKIT GINJAL KRONIS PADA ANAK. Other thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
011929049303_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (315kB)
[img] Text (BAB I)
011929049303_BAB I.pdf

Download (47kB)
[img] Text (FULLTEXT)
011929049303_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar belakang: Stres oksidatif diduga merupakan faktor yang memicu kerusakan ginjal dan beberapa penelitian telah membuktikan bahwa stres oksidatif dapat memperberat derajat keparahan PGK. Penanda stres oksidatif berupa MDA merupakan produk sekunder dari proses peroksidasi lipid, sedangkan GSH merupakan antioksidan utama tubuh. Hubungan antara kadar GSH dan MDA dengan derajat keparahan PGK pada anak masih belum jelas. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara GSH dan MDA dengan derajat keparahan PGK pada anak. Metode: Sebuah penelitian observasional analitik dengan desain potong lintang pada pasien anak usia 2-18 tahun telah dilakukan di instalasi rawat inap dan rawat jalan nefrologi anak RSUD Dr. Soetomo pada bulan Juli-September 2022. Anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pencatatan data dilakukan untuk menentukan subjek yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Pengambilan sampel darah dilakukan untuk memeriksa kadar GSH dan MDA serum. Pengambilan sampel urine dilakukan untuk memeriksa dan menghitung rasio albumin/kreatinin urine (uACR) guna menentukan derajat albuminuria sebagai penanda derajat keparahan PGK. Hasil: Penelitian ini melibatkan 155 anak dengan PGK G1-G5. Median kadar GSH adalah sebesar 2,70 µmol/l dengan nilai terendah adalah 0,10 µmol/l dan nilai tertinggi adalah 25,70 µmol/l. Median kadar MDA adalah sebesar 7,20 mmol/l dengan nilai terendah adalah 2,80 mmol/l dan nilai tertinggi adalah 40,40 mmol/l. Prevalensi albuminuria normal-ringan sebesar 3,9%; albuminuria sedang sebesar 12,9%; dan albuminuria berat sebesar 54,2%. Kadar GSH dan MDA berhubungan bermakna dengan albuminuria pada anak dengan PGK (p<0,05). Simpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara kadar GSH dan MDA dengan derajat keparahan PGK pada anak.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: KKA KK Sp.FK.KA 33 - 23 Agu h
Uncontrolled Keywords: Chronic kidney disease, GSH, MDA, albuminuria, children.?
Subjects: R Medicine > RJ Pediatrics > RJ370-550 Diseases of children and adolescents
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Ilmu Kesehatan Anak (Sub Spesialis)
Creators:
CreatorsNIM
AGUSTINA WULANDARINIM011929049303
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorRISKY VITRIA PRASETYONIDN0014097712
Thesis advisorNINIK ASMANINGSIH SOEMYARSOUNSPECIFIED
Depositing User: Ika Rudianto
Date Deposited: 25 Sep 2026 08:37
Last Modified: 25 Sep 2026 08:37
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147760
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item