YANUAR ARI PRATAMA (2022) Pengaruh waktu penyimpanan Fresh Human Amniotic Membrane terhadap kadar growth factor (EGF, TGF-b, bFGF) pada Freeze-dried Human Amniotic Membrane. Other thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
011618246304_HALAMAN JUDUL.pdf Download (180kB) |
|
|
Text (BAB I)
011618246304_BAB I.pdf Download (41kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
011618246304_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Masing-masing metode pengawetan dapat menyebabkan tingkat kerusakan yang berbeda pada komponen jaringan dan dapat mempengaruhi kinerja regeneratif membran amnion. Konsentrasi sebagian besar sitokin ditemukan menurun selama periode pengawetan. Masih belum ada studi mengenai pengaruh lama penyimpanan fresh human amnion dengan kadar growth faktor pada produk freeze dried human amnion. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimental post test group design. Hasil: Tidak ada perbedaan yang signifikan pada kadar EGF produk freeze-dried human amniotic membrane yang dihasilkan dari 3 jenis lama penyimpanan fresh human amniotic membrane (Penyimpanan 1 minggu dengan kadar 8,49 ± 5,16 pg/mL, 3 bulan dengan kadar 4,55 ± 1,98 pg/mL, dan 9 bulan dengan kadar 4,04 ± 2,12 pg/mL). Tidak ada perbedaan nilai bFGF yang signifikan antar produk freeze-dried human amniotic membrane yang dihasilkan dari 3 jenis lama penyimpanan fresh human amniotic membrane (Penyimpanan 1 minggu dengan kadar 97,86 ± 113,98 pg/mL, 3 bulan dengan kadar 109,69 ± 113,39 pg/mL, dan 9 bulan dengan kadar 117,53 ± 73,46 pg/mL). Ada perbedaan yang bermakna pada kadar TGF-b yaitu pada produk dari hasil penyimpanan 1 minggu (97,93 ± 18,27 pg/mL) dengan 3 bulan (55,94 ± 28,67 pg/mL). Sedangkan kadar TGF-b pada freeze dried human amniotic membrane dari hasil penyimpanan fresh human amniotic membrane pada 1 minggu dengan 9 bulan, dan 3 bulan dengan 9 bulan dinyatakan tidak memiliki perbedaan yang signifikan. Kesimpulan: Tidak ada perbedaan yang bermakna pada kadar EGF dan bFGF pada penelitian ini. Terdapat perbedaan yang bermakna pada kadar TGF-b freeze-dried human amniotic membrane yang diproduksi dari fresh human amniotic membrane dengan hasil kadar growth factor yang lebih tinggi pada penyimpanan 1 minggu dibandingkan dengan 3 bulan.
| Item Type: | Thesis (Other) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK Sp.FK.BPRE 11 - 23 Yan p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | bFGF; EGF; TGF-b; freeze dried human amnion; storage time; preserve | |||||||||
| Subjects: | Q Science > QM Human anatomy R Medicine > RD Surgery > RD520-599.5 Surgery by region, system, or organ |
|||||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik (Spesialis) | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Ika Rudianto | |||||||||
| Date Deposited: | 25 Sep 2026 08:42 | |||||||||
| Last Modified: | 25 Sep 2026 08:42 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147761 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


