Hubungan Antara Tingkat Keberhasilan Split-thickness Skin Graft Dengan Nilai Hemoglobin Pada Pasien Luka Bakar di Burn Center RSUD Dr. Soetomo Surabaya Periode September 2021 – September 2022

MELIA BOGARI (2022) Hubungan Antara Tingkat Keberhasilan Split-thickness Skin Graft Dengan Nilai Hemoglobin Pada Pasien Luka Bakar di Burn Center RSUD Dr. Soetomo Surabaya Periode September 2021 – September 2022. Other thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
012118246306_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (157kB)
[img] Text (BAB I)
012118246306_BAB I.pdf

Download (45kB)
[img] Text (FULLTEXT)
012118246306_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Skin grafting merupakan suatu prosedur bedah yang sangat mendasar dan sering digunakan untuk menutup defek pada luka termasuk pada luka bakar. Skin grafting merupakan transplantasi sebagian atau seluruh tebalnya kulit pada daerah donor tanpa disertai vaskularisasinya dan dipindahkan ke daerah resepien yang akan mensuplai darah bagi graft. Hingga saat ini belum ada data yang jelas mengenai nilai hemoglobin yang dapat mempengaruhi tingkat keberhasilan skin graft. Hingga saat ini belum ada data yang jelas mengenai nilai hemoglobin yang dapat mempengaruhi tingkat keberhasilan skin graft. Oleh sebab itu, peneliti bermaksud untuk menganalisis apakah nilai hemoglobin dan hasil (outcome) berpengaruh untuk keberhasilan maupun kegagalan skin graft pada pasien luka bakar di rumah sakit rujukan Surabaya, yaitu RSUD Dr. Soetomo. Metode Penelitian: Penelitian ini adalah studi retrospektif dengan desain Spearman Correlation dan T-Test dari data sekunder seluruh pasien luka bakar yang dirawat di burn center RSUD Dr. Soetomo Surabaya selama periode tahun September 2021 sampai dengan September 2022 ditinjau berdasarkan usia, jenis kelamin dan nilai hemoglobin setelah tindakan pembedahan split-thickness skin graft. Hasil : Terdapat sebanyak 163 kasus pasien yang dirawat Burn Center RS Dr. Soetomo dalam periode September 2021 sampai September 2022. Pada penelitian ini dilakukan eksklusi data pada kelompok pasien yang meninggal sebanyak 17% (n=28), kelompok pasien yang pulang atas permintaan sendiri sebanyak 0.6% (n=1), dan pasien yang hanya dilakukan tindakan debridement saja sebanyak 56% (n=92) sehingga menyisakan 43% (n=71) pasien luka bakar yang dilakukan tindakan split-thickness skin graft. Pasien luka bakar yang mendapatkan tindakan split-thickness skin graft dengan nilai hemoglobin post operasi lebih dari 10 mg/dL sebanyak 48 orang (67,6%) dan yang mempunyai nilai hemoglobin dibawah dari 10 mg/dL sebanyak 23 orang (32,3%). Pada uji statistik Spearman correlation diperoleh nilai p= 0.00, secara statistik memiliki hasil yang sangat signifikan antara tingkat hemoglobin post operasi antara keberhasilan split-thickness skin graft Kesimpulan: Dari hasil analisis didapatkan perbedaan signifikan pada tingkat keberhasilan split-thickness skin graft berdasarkan tingkat hemoglobin post operasi dengan signifikansi p<0.05.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: KKA KK Sp.FK.BPRE 12 - 23 Mel h
Uncontrolled Keywords: Split-thickness skin graft, Hemoglobin, Burns
Subjects: R Medicine > RD Surgery > RD92-97.8 Emergency surgery. Wounds and injuries
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik (Spesialis)
Creators:
CreatorsNIM
MELIA BOGARINIM012118246306
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorISWINARNO DOSO SAPUTRONIDN8839700016
Thesis advisorAGUS SANTOSO BUDIUNSPECIFIED
Depositing User: Ika Rudianto
Date Deposited: 25 Sep 2026 08:45
Last Modified: 25 Sep 2026 08:45
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147762
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item