FATIMAH ARIEF (2002) PENGARUH VITAMIN D3 TERHADAP KADAR KALSIDIOL, CATHELICIDIN DAN TINGKAT KEPARAHAN PNEUMONIA PADA ANAK DENGAN PNEUMONIA. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
011728116305_HALAMAN JUDUL.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
011728116305_BAB I.pdf Download (508kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
011728116305_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang : Pneumonia menjadi penyebab kematian tersering pada anak di negara berkembang. Strategi manajemen penyakit WHO dapat mengurangi angka pneumonia, namun kematian masih tinggi. Beberapa peneliti mengemukakan bahwa defisiensi vitamin D menjadi faktor predisposisi terjadinya infeksi. Cathelicidin memiliki fungsi antibakterial, anti-fungal dan anti-virus secara langsung dan berfungsi sebagai regulator imun. Tujuan : Menganalisis pengaruh suplementasi vitamin D3 terhadap kadar kalsidiol serum, cathelicidin, dan tingkat keparahan pneumonia anak. Metode : Penelitian ini adalah quasi experimental, pretest posttest control group double blinded design pada anak 1 bulan-5 tahun dengan pneumonia di ruang rawat inap anak RSUD dr. Soetomo Surabaya bulan Maret-Juni 2022. Kriteria inklusi: usia 1 bulan- 5 tahun, terdiagnosis pneumonia oleh dokter spesialis anak konsultan respirologi dan mendapatkan izin dari keluarga mengikuti penelitian. Kriteria eksklusi: telah mengkonsumsi suplemen vitamin D empat minggu sebelum penelitian, anak telah mendapat terapi antibiotik lebih dari tiga hari sebelum penelitian dimulai, penyakit jantung bawaan sianotik, gagal ginjal, dan glomerulonefritis akut post-streptococcus riwayat alergi terhadap vitamin D. Hasil : Jumlah subyek 46 anak terdiri dari 30/46 adalah laki-laki dan 16/46 adalah perempuan. Median usia pada kontrol adalah 24 bulan dengan rentang usia 2-60 bulan. 26,1% subyek dengan gizi buruk. Tingkat keparahan pneumonia berdasarkan skor PRESS adalah pneumonia berat 91,4% pada kelompok kontrol dan 86,9% pada kelompok perlakuan. Rerata kadar vitamin D3 pada kelompok perlakuan post-suplementasi 53,08 + 64,5 (p = 0,04). Rerata kadar vitamin D3 pada kelompok plasebo post pemberian placebo adalah 30,70 + 19,00 (p= 0,90). Rerata kadar cathelicidin pada kelompok perlakuan post-suplementasi adalah 11,80 + 11,40 (p = 1,00). Rerata kadar cathelicidin kelompok plasebo post pemberian plasebo 8,81 + 6,46 (p= 0,29). Ada perbedaan tingkat keparahan post suplementasi antara kelompok kontrol dan kelompok perlakuan (p= 0,001). Terdapat perbedaan perubahan skor PRESS sebelum dan sesudah suplementasi pada kelompok kontrol dan kelompok perlakuan (p< 0,001). Kesimpulan : suplementasi vitamin D pada pneumonia berpengaruh pada tingkat keparahan pneumonia.
| Item Type: | Thesis (Thesis) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK Sp.FK.KA 08 - 23 Fat p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | pneumonia, vitamin D, cathelicidin, children | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine > RC705-779 Diseases of the respiratory system | |||||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > S2 Ilmu Kedokteran Klinik | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Sulistiorini | |||||||||
| Date Deposited: | 24 Sep 2026 01:09 | |||||||||
| Last Modified: | 24 Sep 2026 01:09 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147766 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


