HANIFAH BIRRA KHARISMA, - (2024) PEMBERIAN TERAPI MENELAN "ORAL MOTOR EXERCISE" PADA KLIEN RlWAYAT CVA DENGAN GANGGUAN MENELAN DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT X Dl SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
132239035_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (8MB) | Request a copy |
Abstract
ABSTRAK Pendahuluan: Stroke adalah penyebab utama kecacatan pada orang dewasa di dunia. Kecacatan akibat stroke menimbulkan masalahan terkait gangguan saraf kranial termasuk gangguan menelan (disfagia). Kejadian disfagia stroke sekitar 45%, tingginya angka tersebut berdampak pada peningkatan risiko aspirasi, dehidrasi, malnutrisi hingga infeksi paru. Untuk itu, perlu dilakukan terapi menelan dan pencegahan aspirasi guna mencegah komplikasi. Tujuan: Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas terapi menelan dengan oral motor exercise dalam mengatasi masalah gangguan menelan pada pasien riwayat stroke. Metode: Studi ini menggunakan desain studi kasus tunggal dengan sampel yaitu klien dengan riwayat CV A. Studi ini menerapkan intervensi kolaborasi penatalaksanaan dysphagia dengan oral motor exercises, tekhnik menelan, dan perubahan posisi. Evaluasi dilakukan setiap hari selama 5 hari dengan luaran status menelan meningkat dan nilai GUSS skor membaik. Basil dan pembahasan: Setelah dilakukan intervensi selama 5 hari berupa terapi menelan dan pencegahan aspirasi, diperoleh hasil kemampuan klien menelan meningkat dilihat dari GUSS (Guggling Swallowing Screen) skor yakni sebelum diberikan intervensi yaitu 12 (Disfagia Moderate) dan GUSS skor akhir 15 (Disfagia Ringan). Selain itu, status menelan pasien membaik dengan penurunan frekuensi batuk dan tersedak, waktu makan lama menurun dan porsi makan habis. Kesimpulan: Terapi menelan dengan oral motor exercise yang pada klien riwayat CV A dengan gangguan menelan selama 5 hari efektif dalam membantu meningkatkan kemampuan dan status menelan pasien serta mencegah aspirasi. Meskipun tidak menutup kemungkinan pada beberapa kasus kemampuan menelan sulit atau tidak dapat kembali normal bergantung kondisi pasien.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | - | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | CVA (Cerebrovascular Accident), Stroke, Pneumonia Aspirasi, Gangguan menelan, Terapi Menelan, Oral Motor Exrcise, Pencegahan Aspirasi, Lansia. | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing | ||||||
| Divisions: | 13. Fakultas Keperawatan > Pendidikan Ners | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | sugiati | ||||||
| Date Deposited: | 25 Sep 2026 03:21 | ||||||
| Last Modified: | 25 Sep 2026 03:21 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147873 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


