RIZKY INDRA DEWANGGA, - (2022) Taktik Keluarga Anak Gimbal dalam Mempertahankan Eksistensi Ritual Ruwatan Rambut Gimbal Secara Mandiri dan Menegosiasi Norma Adat Menurut Perspektif Michel de Certeau. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN I)
071911733076 HALAMAN I.pdf Download (434kB) |
|
|
Text (BAB I)
071911733076 BAB I.pdf Download (151kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
071911733076.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Komodifikasi telah menjadi salah satu aktivitas yang “harus ada” dalam industri pariwisata di Indonesia. Mulai dari kesenian, hingga ritual pada saat ini telah mengalami komodifikasi. Salah satu ritual yang mengalami komodifikasi adalah ritual ruwatan rambut gimbal yang berada di desa Dieng, provinsi Jawa Tengah, melalui Dieng Culture Festival. Proses komodifikasi tersebut memberikan dampak positif bagi mayoritas masyarakat Dieng, tetapi tidak bagi keluarga anak-anak gimbal dari Dieng. Mereka memiliki pemaknaan yang berbeda terhadap anak-anak mereka, sehingga tidak ingin anaknya diikutkan ke dalam Dieng Culture Festival. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dua hal, yaitu taktik yang dilakukan oleh keluarga anak gimbal agar ritual ruwatan rambut gimbal dapat tetap dilaksanakan secara mandiri, serta taktik keluarga anak gimbal dalam menegosiasi permintaan anak gimbal sehingga mereka dapat memenuhinya di tengah keterbatasan tanpa melanggar norma adat yang berlaku. Konsep mengenai taktik dan strategi yang diperkenalkan oleh Michel de Certeau merupakan pisau analisis utama yang digunakan dalam penelitian ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa keluarga anak-anak gimbal telah berhasil melakukan taktik sehingga ritual ruwatan tetap bisa dilaksanakan secara mandiri, serta telah berhasil menegosiasi permintaan anak berambut gimbal di tengah keterbatasan ekonomi tanpa mengubah atau menumbangkan sistem dan norma yang ada. Beberapa taktik yang dilakukan untuk mencapai tujuan antara lain: Penyebaran gosip dan menjatuhkan nama baik, penggunaan cerita mistis seputar Dieng Culture Festival, memutus hubungan dan keterikatan, pemaknaan ulang permintaan anak, manipulasi waktu ritual dan manipulasi proses ritual.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 S.FISIP.A 50 - 23 Riz t | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Commodification, Tactics, Negotiation | ||||||
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology > GN451-477.7 Intellectual life Including communication, recreation, philosophy, religion, knowledge, etc. |
||||||
| Divisions: | 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Dewi Puspita | ||||||
| Date Deposited: | 25 Sep 2026 12:21 | ||||||
| Last Modified: | 28 Sep 2026 00:02 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147918 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


