NURUL HANDAYANI (2022) PERBANDINGAN PENANGANAN COVID-19: STUDI KOMPARASI INDONESIA DAN AUSTRALIA. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
071811133046_HALAMAN JUDUL.pdf Download (221kB) |
|
|
Text (BAB I)
071811133046_BAB I.pdf Download (45kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
071811133046_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (938kB) | Request a copy |
Abstract
Abstrak Penyebaran pandemi Covid-19 berlangsung dengan cepat sejak Desember 2019 di Wuhan, China. Masifnya penyebaran Covid-19 secara global bergerak naik signifikan termasuk di Indonesia. Sejak 2 Maret 2020 kasus pertama di Indonesia terjadi dan menimbulkan rantai penularan Covid-19 yang semakin meningkat. Kebijakan Pemerintah Indonesia yang cenderung reaktif mulai dari kebijakan jaga jarak sosial (social distancing) hingga pemberlakuan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dengan terbitnya PP Nomor 21 Tahun 2020 tidak menunjukkan keberhasilan dan terjadi peningkatan kasus Covid-19. Berbeda dengan Pemerintah Australia yang mengantisipasi penyebaran Covid-19 dengan tanggap mengadopsi kebijakan lockdown dan menutup travel lokal dan internasional. Tujuan artikel ilmiah ini untuk untuk mengelaborasikan komparasi kebijakan Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Australia terkait penanganan Covid-19, serta memberikan rekomendasi kebijakan bagi Pemerintah Indonesia terkait keberhasilan Australia dipandang dari konsep dynamic governance dan adaptif policy. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan strategi studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan studi literatur seperti jurnal, e-book, media massa, dan website pemerintah yang relevan. Hasil penelitian adalah komparasi antara Indonesia dan Australia menunjukkan bahwa penanganan Covd-19 di Indonesia belum berjalan efektif terbukti dengan minimnya koordinasi lintas sektor, minimnya alat kesehatan ventilator, keterbukaan informasi dan komunikasi kurang efektif. Sedangkan, Australia mampu menekan angka kasus Covid-19 melalui kebijakan lockdown, kebijakan travel ban lokal dan internasional secara efektif menurunkan kasus Covid-19 hingga 87%, tingkat kepatuhan penduduk yang unggul, dan keterbukaan informasi. Hal ini dapat menjadi bahan rekomendasi kebijakan bagi Pemerintah Indonesia dengan mencontoh keberhasilan Pemerintah Australia dalam menangani Covid-19.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 S.FISIP.AN. 110 - 23 Nur p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | comparative study, policy, government, handling of Covid-19 | |||||||||
| Subjects: | K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3154-3370 Constitutional law > K3220 Public policy | |||||||||
| Divisions: | 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Administrasi Negara | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Ika Rudianto | |||||||||
| Date Deposited: | 28 Sep 2026 07:10 | |||||||||
| Last Modified: | 28 Sep 2026 07:10 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148020 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


