VIVI BUDIARTI (2022) HUBUNGAN ANTARA BEBAN KERJA DENGAN STRES KERJA PADA PERAWAT DI FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN ( LITERATURE REVIEW ). Thesis thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
101814253010_HALAMAN JUDUL.pdf Download (282kB) |
|
|
Text (BAB I)
101814253010_BAB I.pdf Download (58kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
101814253010_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Perawat memiliki tugas dan tanggung jawab yang sangat tinggi terhadap keselamatan nyawa manusia. Perawat memiliki banyak tugas yang harus dilakukan dibandingkan profesi lain. Profesi bidang kesehatan dan pekerja sosial menempati urutan pertama yang paling banyak mengalami stres kerja. Stres kerja dapat mengakibatkan menurunnya penampilan kerja dan memperburuknya pelayanan terhadap pasien dalam pelayanan kesehatan. Perawat yang mengalami stres kerja yang berat dapat kehilangan motivasi, mengalami kejenuhan yang berat dan tidak masuk kerja. Beban kerja yang berlebihan akan menimbulkan kelelahan baik fisik maupun mental yang mengakibatkan kurangnya konsentrasi pada pekerjaan sehingga berisiko melakukan kesalahan atau lupa untuk melakukan hal yang seharusnya dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara beban kerja dengan stres kerja pada perawat. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tinjauan pustaka sistematis (Literature review), untuk mengidentifikasi dan mengintreprestasi hasil penelitian sejenis untuk menjawab tujuan penelitian. Hasil penelitian yang berhubungan dengan beban kerja fisik dan mental dengan stres kerja perawat ditarik kesimpulan adanya hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik individu perawat yang diteliti meliputi usia, jenis kelamin, pendidikan terakhir, status pernikahan, dan lama bekerja. Mayoritas perawat berusia dewasa muda (21-30 tahun); perawat berjenis kelamin perempuan lebih banyak dibanding laki-laki; mayoritas perawat berstatus belum menikah dan mayoritas pendidikan terakhir adalah Diploma III; lama bekerja didominasi kelompok 1-5 tahun masa kerja. Hasil pengukuran beban kerja perawat berada pada kategori sedang sebanyak 50%. Hasil pengukuran tingkat stres kerja perawat berada pada kategori sedang sebanyak 35%. Hubungan beban kerja dan stres kerja pada perawat terbukti signifikan pada 19 literatur (95%). Dari penelitian Ahmadun merekomendasi bagi perawat untuk bisa memanfaatkan waktu istirahat dengan benar. Perawat perlu menciptakan kerjasama antara teman kerja untuk menciptakan kondisi kerja yang baik dan menyenangkan supaya beban kerja berkurang. Rekomendasi bagi instansi sebaiknya memperhatikan kesejahteraan psikologi dengan menyediakan fasilitas konseling yang menangani permasalahan pada stres kerja
| Item Type: | Thesis (Thesis) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK T.FKM.K3.02-22 Viv h | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | workload, work stress, nurses | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA773-788 Personal health and hygiene R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA790-790.95 Mental health. Mental illness prevention |
|||||||||
| Divisions: | 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Ika Rudianto | |||||||||
| Date Deposited: | 29 Sep 2026 01:22 | |||||||||
| Last Modified: | 29 Sep 2026 01:22 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148033 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


