UJI IN VITRO PEDICLE SCREW BERPASTA IBS UNTUK SPINAL TUBERCULOSIS DRUG DELIVERY

Fikriyatul Fuadah (2022) UJI IN VITRO PEDICLE SCREW BERPASTA IBS UNTUK SPINAL TUBERCULOSIS DRUG DELIVERY. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
081811733011_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (2MB)
[img] Text (BAB I)
081811733011_BAB I.pdf

Download (466kB)
[img] Text (FULLTEXT)
081811733011_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Tuberkulosis (TBC) adalah salah satu penyakit menular penyebab kematian di dunia. Selain mengenai paru paru, infeksi tuberkulosis juga dapat mengenai tulang belakang. Spinal tuberculosis menyebabkan terjadinya destruksi pada tulang belakang dan terganggunya fungsi saraf. Pengobatan spinal tuberculosis paling efektif adalah dilakukan pembedahan dengan cara menghilangkan bakteri tuberkulosis kemudian mengganti tulang yang terinfeksi bakteri dengan bone graft untuk mendorong proses penyembuhan tulang. pada penelitian ini bertujuan untuk mengkombinasikan pedicle screw 3D printing dengan pasta Injectable bone substitute (IBS). Pedicle screw berbahan dasar PLA dicetak menggunakan 3D printing metode FDM. Pasta IBS disintesis dengan mencampurkan gelatin, hidroksiapatit (HA), streptomisin, dan hydroxypropyl methylcellulose (HPMC). Hasil uji morfologi didapatkan rata-rata ukuran pori pedicle screw sebelum diinjeksi pasta IBS sebesar ± 1,772 mm, setelah diinjeksi pasta IBS sebesar ± 0,684 mm, dan setelah terdegradasi sebesar ± 0,616 mm. Pada uji morfologi menggunakan SEM menunjukkan bahwa pasta IBS berhasil setting dan menyisakan mikropori sebesar ± (2,381 - 219,248) µm. Uji degradasi dengan variasi waktu (8,16,24,32,64,72) jam menunjukkan bahwa pedicle screw berpasta IBS dapat terdegradasi, dibuktikan dengan penurunan rata-rata massa dari pedicle screw dari ± 0,778 gram menjadi ± 0,7202 gram, bertambahnya ukuran pada pori Dari ± 1,7729 mm menjadi ± 0,616 mm, dan penurunan pH larutan dari 7,2 menjadi 6,7. Hasil uji FTIR mampu mengidentifikasi gugus fungsi dari setiap bahan penyusun pedicle screw berpasta IBS. HA berhasil teridentifikasi dari uji XRD dengan menunjukkan puncak tertinggi di 31,6161° dan rata-rata ukuran kristal sebesar ± 21,910 nm. Hasil dari uji pelepasan obat menunjukkan bahwa pasta IBS mampu mengontrol pelepasan streptomisin. Hasil uji sitotoksisitas menunjukkan sampel tidak toksik karena viabilitas sel pada sebagian besar sampel di atas 70%. Selain itu, saat dilakukan uji anti TBC pasta IBS juga terbukti dapat menghambat pertumbuhan Mycobacterium tuberculosis. Dengan demikian, kombinasi pedicle screw berpasta IBS yang berbahan dasar gelatin, HA, streptomisin, dan HPMC, telah memenuhi syarat sebagai obat sekaligus fiksasi pada kasus spinal tuberculosis.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK S.FST.TB 25 - 23 Fik u
Uncontrolled Keywords: spinal tuberculosis, pedicle screw, 3D printing, PLA, IBS, drug delivery
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC306-320.5 Tuberculosis
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Fisika
Creators:
CreatorsNIM
Fikriyatul FuadahNIM081811733011
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorDYAH HIKMAWATINIDN196911281994032001
Thesis advisorDJONY IZAK RUDYARDJONIDN196802011993031004
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 28 Sep 2026 08:26
Last Modified: 28 Sep 2026 08:26
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148034
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item