PAULINE CIUPUTRI, - (2022) SICKLE CELL DISEASE: PENGARUH MEROKOK DAN INFEKSI HELMINTH TERHADAP PROGRESI PENYAKIT. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text
cover.pdf Download (480kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (68kB) |
|
|
Text (full text)
101811133154.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
"Organisasi Kesehatan Dunia (2006) memperkirakan bahwa 250.000 anak lahir setiap tahun dengan Sickle Cell Disease di seluruh dunia dan dengan demikian merupakan salah satu penyakit genetik yang paling penting di dunia. Banyak individu yang telah terkena di beberapa bagian dunia. Angka ini diprediksi akan meningkat sekitar 30 persen secara global pada tahun 2050. Walaupun begitu, negara – negara di mana penyakit ini sangat prevalen memiliki manajemen serta pendanaan yang buruk. Menjadikan penyakit ini salah satu penyakit penting yang masih kurang diakui saat ini. Kesehatan masyarakat, yang berupaya meningkatkan kesehatan populasi, harus menyadari pentingnya individu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana merokok dan infeksi helminth berpengaruh terhadap progresi penyakit sickle cell. Metode penelitian adalah tinjauan sistematis. Literatur yang digunakan dikumpulkan sejak Maret hingga Juli 2022 menggunakan kerangka PICOS. P: Pasien Sickle Cell Disease, I: Infeksi helminth dan merokok, C: Tanpa infeksi helminth ataupun terpapar asap rokok, O: Kejadian progresi penyakit, dan S: Kohor. Penelitian ini terdiri dari dua puluh lima artikel yang dianalisis dengan teknik Content Analysis dengan mengacu pada kriteria inklusi dan eksklusi. Variabel yang diteliti berupa Merokok, Infeksi Helminth, dengan Pasien Sickle Cell Disease. Dalam penelitian ini ditemukan 19 literatur yang membahas mengenai pengaruh merokok, dan 6 yang membahas mengenai pengaruh infeksi Helminth. Pengaruh merokok pada progresi penyakit sickle cell di antaranya; sindrom dada akut, frekuensi sickle cell crises yang lebih tinggi, penurunan fungsi paru, peningkatan sirkulasi sel endotel, akses ke pelayanan kesehatan yang lebih tinggi, peningkatan risiko kematian, aterosklerosis sistemik (seperti COPD dan stroke), dan autosplenektomi. Pengruh infeksi Helminth pada progresi penyakit sickle cell di antarnya; penurunan kadar hemoglobin yang mengakibatkan anemia menjadi kronik, penipisan simpanan zat besi, penurunan total binding serum iron capacity, dan risiko disfungsi ginjal. Baik variabel aktivitas merokok maupun infeksi helminth, hampir semua literatur yang digunakan menunjukkan bahwa keduanya memberikan prognosis buruk terhadap Sickle Cell Disease. Dengan adanya dukungan berupa riset lebih mendalam, intervensi yang tepat, penetapan regulasi yang kuat, serta pendekatan yang multidisipliner dalam menurunkan mortalitas pasien SCD. "
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FKM 73 - 23 Pau s | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Smoking, helminth infection, sickle cell disease, systematic review | ||||||
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) > R735-854 Medical education. Medical schools. Research | ||||||
| Divisions: | 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Indah Fatma | ||||||
| Date Deposited: | 30 Sep 2026 01:32 | ||||||
| Last Modified: | 30 Sep 2026 01:32 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148108 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


