ANGGI HELENA ELIZABETH, - (2022) ANALISIS SPASIAL UNTUK IDENTIFIKASI KERAWANAN WILAYAH KASUS DBD DI DAERAH ENDEMIS KOTA DEPOK TAHUN 2016-2020. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text
cover.pdf Download (267kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (98kB) |
|
|
Text (full text)
101811133185.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
"Demam Berdarah Dengue (DBD) telah menjadi permasalahan dalam kesehatan masyarakat secara global, termasuk di Indonesia. Kota Depok sendiri merupakan daerah endemis kasus DBD dan merupakan 10 kabupaten/kota tertinggi kasus DBD di Jawa Barat. Rata-rata Incidence Rate (IR) DBD di Kota Depok melebihi target nasional. Analisis spasial dapat digunakan untuk menggambarkan potensi penyebab penyakit. Selain itu, analisis spasial dapat dimanfaatkan sebagai early warning system dengan mempertimbangkan faktor-faktor lingkungan yang sangat berperan dalam pengamatan penyakit berbasis vektor. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis spasial untuk mengidentifikasi wilayah kerawanan kasus DBD di daerah endemis Kota Depok tahun 2016–2020. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik dengan desain studi ekologi. Variabel penelitian yang digunakan adalah kasus DBD, angka bebas jentik (ABJ), cakupan Rumah Sehat, dan cakupan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang didapatkan dari Dinas Kesehatan Kota Depok, dan kepadatan penduduk dari Badan Pusat Statistik Kota Depok. Analisis data pada penelitian ini menggunakan software GeoDa Moran's I dan LISA juga QGIS untuk pemetaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara spasial sebaran kasus DBD yang tinggi lebih banyak ditemukan di kecamatan dengan ABJ (<95%), kepadatan penduduk sedang, cakupan Rumah Sehat (?80%), dan cakupan PHBS (?70%). Hasil uji Moran’s I menunjukkan hubungan spasial yang signifikan dengan kasus DBD adalah ABJ, kepadatan penduduk, dan cakupan Rumah Sehat pada tahun 2018. Daerah kerawanan berdasarkan hasil analisis spasial terdapat pada Kecamatan Pancoran Mas, Kecamatan Cipayung, Kecamatan Bojong Sari, Kecamatan Sukmajaya, dan Kecamatan Cinere. Disarankan kepada Dinas Kesehatan Kota Depok dapat memfokuskan dan memprioritaskan pencegahan dan penanggulangan DBD pada daerah rawan DBD, bagi masyarakat Kota Depok dapat mengupayakan pengendalian DBD secara mandiri sebagai kewaspadaan dini dalam upaya pencegahan DBD."
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FKM 75 - 23 Ang a | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | dengue hemorrhagic fever, spatial analysis, depok city | ||||||
| Subjects: | K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3566-3578 Public health | ||||||
| Divisions: | 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Indah Fatma | ||||||
| Date Deposited: | 30 Sep 2026 01:46 | ||||||
| Last Modified: | 30 Sep 2026 01:46 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148114 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


