Dadik Raharjo, - (1991) Perbandingan Rata-Rata Kuman Pada Daging Segar Sebelum Dan Sesudah Dipasarkan. Other thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (RINGKASAN)
RINGKASAN.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
DADIK RAHARJO.pdf Restricted to Registered users only Download (5MB) | Request a copy |
Abstract
Telah dilakukan penelitian tentang jumlah kuman dari daging segar yang diambil dari tempat yang berbeda dengan tujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan yang bermakna antara daging yang dijual di pasar dengan daging yang baru dipotong dari rumah potong hewan. Pada penelitian ini digunakan sampel daging segar sebanyak 40 sampel yang diambil secara random dari pasar Wonokromo, pasar Wonokitri, Karang Menjangan, dan pasar Pucang. Hasilnya dibandingkan dengan hasil pemeriksaan dari sampel yang diambil dari RPH Kedurus dan RPH Pegirikan. Sampel daging segar tersebut diperiksa di Laboratorium Higiene Daging dan Susu dengan menghitung jumlah kuman menggunakan metode total plate count. Berdasarkan uji statistik dengan metode Student's t-test, didapatkan hasil bahwa jumlah kuman dari daging segar yang diambil dari pasar Wonokromo, pasar Wonokitri, Karang Menjangan, dan pasar Pucang menunjukkan jumlah kuman yang lebih banyak dan berbeda sangat nyata (P 0,01) bila dibandingkan dengan jumlah kuman yang dihitung dari sampel yang diambil dari RPH Kedurus dan RPH Pegirikan. Dari penelitian ini dapat ditarik beberapa kemungkinan penyebab meningkatnya jumlah kuman pada daging segar yang dipasarkan di pasar-pasar tersebut, antara lain: - Waktu antara hewan dipotong sampai daging sampai ke konsumen relatif cukup lama, sehingga memungkinkan bakteri yang telah ada pada daging segar tersebut berkembang biak lebih cepat. - Kebersihan tempat penjualan daging kurang terkontrol dengan baik, sehingga memungkinkan terjadinya pencemaran sekunder pada daging yang telah dipotong-potong. - Teknik penanganan daging yang kurang baik. Hal ini dapat dilihat dari cara memotong daging yang banyak menghasilkan sayatan yang tidak perlu, sehingga luas permukaan daging semakin besar dan memudahkan terjadinya kontaminasi sekunder.
| Item Type: | Thesis (Other) | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Daging Segar, Dipasarkan | ||||
| Subjects: | S Agriculture > SF Animal culture > SF84-84.64 Economic zoology | ||||
| Divisions: | 06. Fakultas Kedokteran Hewan | ||||
| Creators: |
|
||||
| Depositing User: | Fahimatun Nafisa Nafisa | ||||
| Date Deposited: | 30 Sep 2026 01:56 | ||||
| Last Modified: | 30 Sep 2026 01:56 | ||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148115 | ||||
| Sosial Share: | |||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


