NURAZIZZI SETYA NADIA (2022) Faktor yang Memengaruhi Vaccine Hesitancy Covid-19 untuk Anak Usia 6-11 Tahun pada Orang Tua di Kabupaten Trenggalek. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
101811133118_HALAMAN JUDUL.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
101811133118_BAB I.pdf Download (583kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
101811133118_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Akhir tahun 2019 ditemukan virus baru yang dinamakan COVID-19 dan menjadi sebuah pandemi. Penanggulangan yang dapat dilakukan adalah dilakukan vaksinasi. Anak usia 6-11 tahun menjadi salah satu sasaran vaksin namun sebesar 38,5% orang tua di Trenggalek masih ragu. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis faktor yang memengaruhi vaccine hesitancy COVID-19 pada orang tua. Penelitian ini berjenis observasional analitik dengan desain cross sectional. Sampel dari penelitian ini adalah orang tua yang memiliki anak usia 6-11 tahun di Kabupaten Trenggalek yang berjumlah 397. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dibagikan secara online kepada grup Whatsapp yang dimiliki orang tua dengan mencantumkan link google form. Analisis data yang digunakan adalah regresi logistik binary. Hasil uji pengaruh menunjukkan bahwa faktor kontekstual yang memengaruhi vaccine hesitancy yakni sumber informasi dari tenaga kesehatan (p=0,000) dan dari pihak sekolah (p=0,000), pengaruh pemimpin (p=0,016), jenis kelamin (p=0,000), kepercayaan kebijakan (p=0,041), hambatan geografis (p=0,036) dan kepercayaan industri farmasi (p=0,000). Faktor inidividu dan kelompok yang memengaruhi vaccine hesitancy yakni pengetahuan (p=0,023), sikap (p=0,000), pengalaman vaksin (p=0,000) dan layanan kesehatan (P=0,000). Faktor spesifik vaksin yang memengaruhi vaccine hesitancy yakni risiko (p=0,000), desain program (p=0,000) dan jadwal vaksin (p=0,000). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu faktor kontekstual yang memengaruhi vaccine hesitancy yaitu paparan media, pengaruh pemimpin, jenis kelamin, kepercayaan kebijakan, hambatan geografis, dan industri farmasi. Faktor individu dan kelompok yang berpengaruh pada vaccine hesitancy yaitu pengetahuan, sikap, pengalaman vaksin, dan layanan kesehatan. Faktor spesifik vaksin yang berpengaruh pada vaccine hesitancy yaitu risiko, desain program dan jadwal vaksin. Sehingga saran yang dapat diberikan yaitu pihak pemerintah dan dinas kesehatan Kabupaten Trenggalek dapat memberikan informasi yang valid terkait vaksinasi COVID-19 untuk anak baik keamanan, efektifitas dan efek samping.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FKM 126 - 23 Nur f | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | COVID-19 Vaccine, Vaccine Hesitancy, Parents, Children aged 6-11 years | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA773-788 Personal health and hygiene | ||||||
| Divisions: | 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Sulistiorini | ||||||
| Date Deposited: | 01 Oct 2026 03:57 | ||||||
| Last Modified: | 01 Oct 2026 04:00 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148215 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


