SINTIA DEWI SEPTIANI MK, - (2022) Efek Tari Tradisional Jawa Modifikasi terhadap Kebugaran Kardiorespirasi Lansia Wanita di Panti Wredha Hargodedali Surabaya. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text
COVER.pdf Download (202kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (48kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
011728166301.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
"LATAR BELAKANG Lanjut usia membawa perubahan fisiologis pada semua sistem organ termasuk sistem kardiorespirasi. Perubahan pada sistem kardiovaskular dan respirasi akibat penuaan akan menyebabkan penurunan kebugaran kardiorespirasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan kebugaran kardiorespirasi pada lansia wanita di panti wredha Hargodedali Surabaya setelah diberikan tari tradisional Jawa modifikasi selama 12 minggu. METODOLOGI Penelitian ini menggunakan metode experimental pada kelompok perlakuan dan kontrol dengan teknik pengambilan sampel acak. Subyek penelitian adalah wanita lanjut usia di atas 60 tahun di panti jompo Hargodedali, Surabaya, Indonesia. Subjek pada kelompok perlakuan mengikuti tari tradisional Jawa modifikasi selama 12 minggu, masing-masing sesi 3 kali per minggu dengan durasi 35 menit per sesi. Subyek kelompok kontrol tidak mengikuti intervensi tari, hanya melanjutkan kegiatan sehari-hari. Tes berjalan enam menit (6MWT) dan konsumsi oksigen maksimal (VO2 maks) diukur sebelum dan setelah 12 minggu. HASIL: Rerata nilai VO2 maks kelompok perlakuan sebelum perlakuan adalah 15,51±4,97 ml/kg/menit dan setelah perlakuan adalah 17,18±4,34 ml/kg/menit (p = 0,01). Pada kelompok kontrol, rerata VO2 max sebelum perlakuan adalah 13,87±3,70 ml/kg/menit dan setelah perlakuan adalah 13,63±3,65 ml/kg/menit (p = 0,221). Nilai effect size kelompok perlakuan sebesar 0,93. Rerata delta VO2 max kelompok perlakuan setelah 12 minggu perlakuan adalah 1,66±1,78 m/kg/menit, sedangkan kelompok kontrol adalah -0,42±1,13 ml/kg/menit (p=0,004). Nilai effect size setelah perlakuan antar kelompok adalah 1,4. Kepatuhan subjek dalam penelitian ini adalah 95,3%. KESIMPULAN Pemberian tari tradisional Jawa modifikasi selama 12 minggu dapat meningkatkan VO2 maks pada lansia wania di panti wredha Hargodedali, Surabaya, Indonesia. KATA KUNCI Terapi tari, kebugaran kardiorespirasi, lansia, tari Jawa, VO2max, 6MWT."
| Item Type: | Thesis (Thesis) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK Sp.FK.IFR 09 - 23 Sin e | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Dance movement therapy, cardiorespiratory fitness, elderly, Javanese dance, VO2max, 6MWT. | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine | ||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > Ilmu Kedokteran Fisik Dan Rehabilitasi (Spesialis) | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Indah Fatma | ||||||
| Date Deposited: | 01 Oct 2026 04:31 | ||||||
| Last Modified: | 01 Oct 2026 04:31 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148228 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


