EFRY SOFYAN NOOR (2022) PENGARUH PEMBERIAN PLASMA KONVALESEN TERHADAP PENINGKATAN KADAR IgG DAN IgM DARAH SEBAGAI UPAYA MENCEGAH KEMATIAN AKIBAT COVID-19 DI ICU RSUD PANGLIMA SEBAYA KABUPATEN PASER KALIMANTAN TIMUR. Other thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
011919019301_HALAMAN JUDUL.pdf Download (934kB) |
|
|
Text (BAB I)
011919019301_BAB I.pdf Download (43kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
011919019301_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
ABSTRAK Severe Acute Respiratory Syndrome Corona Virus (SARS CoV2) merupakan faktor etiologi dari penyakit corona virus COVID-19 yang dapat menyebabkan sakit yang berat pada dewasa muda. Berdasarkan data dari China, pasien dengan COVID-19 dengan gejala ringan sampai berat mencapai 81% (termasuk pasien tanpa pneumonia dan pasien dengan pneumonia ringan), 14% dengan penyakit yang berat dan 5% dengan penyakit kritis. Hampir sepertiga dari infeksi COVID-19 berada pada kelompok usia 31-45 tahun (29,3%) tetapi angka kematian tertinggi terjadi pada lansia (17,68%). Di Kabupaten Paser Kalimantan Timur jumlah pasien COVID-19 tercatat positif akumulasi pasien positif sebanyak 2912 orang, sembuh 2644 orang dan meninggal dunia 58 orang. Terapi pasien COVID-19 yang kritis masih belum tepat, dengan hanya bukti terbatas menggunakan antivirus, antibiotik, anti-inflamasi, anti trombotik dan terapi suportif agresif. Terapi lain diperlukan untuk meningkatkan hasil untuk pasien COVID-19 yang sakit kritis, yaitu terapi dengan plasma darah dari pasien yang sembuh dikumpulkan dan ditransfusikan ke pasien simptomatik. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh pemberian plasma konvalesen terhadap peningkatan kadar IgG dan IgM sebagai upaya mencegah kematian akibat COVID-19 di ICU. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimental dengan memberikan intervensi plasma konvalesen kepada pasien COVID-19 di ICU. Populasi peneltian ini adalah 101 orang pasien dan sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 50 orang pasien. Variabel bebas pada penelitian ini adalah terapi plasma konvalesen dan variable terikat adalah kadar IgG dan IgM darah. Analisis data menggunakan uji T berpasangan jika data berdistribusi normal dan uji Wilcoxon jika tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan kadar IgG darah sebelum terapi adalah 269,18 ? 217,341 dan setelah terapi adalah 1648,1 ? 490.140 (nilai p=0,000). Kadar IgM darah sebelum terapi adalah 78,06 ? 53.757 dan setelah terapi 274,16 ?160.908 (nilai p=0,000). Dari total yang diberikan terapi, sebesar 75% sembuh dan sisanya meninggal. Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian plasma konvalesen meningkatkan kadar IgG dan IgM sebagai upaya mencegah kematian akibat COVID-19 di ICU. Kata kunci: plasma konvalesen-IgG darah-IgM darah
| Item Type: | Thesis (Other) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK Sp.Fk.AT 03 - 24 Efr p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | convalescent plasma- blood IgG level-blood IgM level | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine > RC109-216 Infectious and parasitic diseases R Medicine > RC Internal medicine > RC705-779 Diseases of the respiratory system |
|||||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > Anestesiologi dan Reanimasi | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Ika Rudianto | |||||||||
| Date Deposited: | 01 Oct 2026 06:26 | |||||||||
| Last Modified: | 01 Oct 2026 06:26 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148234 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


