Dian Pebianti (2022) Fekunditas, Diameter Telur, Persentase Fertilitas, Dan Daya Tetas Pada Strain Ikan Cupang (Betta Splendens) Yang Berbeda. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
141711535015 COV.pdf Download (375kB) |
|
|
Text (BAB 1)
141711535015 BAB 1.pdf Download (127kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
141711535015.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Ikan cupang (Betta splendens) adalah salah satu jenis ikan komoditas ekspor dan impor yang sangat diminati oleh para penghobi. Ikan cupang memiliki keunikan pada bentuk tubuhnya, sehingga menarik perhatian para peghobi ikan dari dalam maupun luar negeri. Setiap strain ikan memiliki karakteristik yang berbeda-beda berdasarkan strainnya. Pada strain ikan cupang halfmoon memiliki bentuk ekor seperti setengah lingkaran atau bentuk ekornya berbentuk sudut 180?, dan umumnya ikan cupang ini disebut ikan cupang jenis bulan. Strain ikan cupang plakat memiliki tipe ekor round atau membulat, umumnya ikan ini disebut sebagai jenis ikan petarung. Strain ikan cupang crown tail memiliki bentuk ekor seperti rumbai rumbai yang umumnya disebut sebagai ikan cupang serit ataupun crown tail, karena pada ikan cupang ini memiliki karakteristik ekor seperti mahkota ketika dibalik. Strain ikan cupang double tail memiliki ciri khas bentuk ekor ganda, pembelahan bentuk sirip ekornya yaitu berada pada caudal fin yang tampak membelah menjadi dua dengan bentuk yang sama. Selain itu masih banyak strain ikan cupang yang lain yang diberi nama sesuai dengan bentuk tubuh dan karakteristik ikan cupang itu sendiri. Salah satu cara untuk mengurangi tingkat kepunahan suatu komoditas perlu dilakukan pemuliaan, salah satunya yaitu dengan cara memijahkan antar individu ikan. Pemijahan dilakukan sebagai upaya untuk memenuhi permintaan pasar sehingga tidak terjadi penangkapan ikan di alam yang akan menyebabkan kerusakan ekosistem dan kepunahan suatu komoditas ikan. Keberhasilan pemijahan ikan disebabkan karena beberapa faktor, diantaranya faktor genetik, umur, panjang, berat, lingkungan dan ketersediaan pakan. Penelitian ini menggunakan metode observasi dengan mengamati empat strain ikan cupang yang berbeda dengan lima ulangan setiap individunya. Strain ikan yang digunakan dalam penelitian ini diantaranya yaitu strain ikan cupang halfmoon (K1), plakat (K2), crown tail (K3), dan double tail (K4). Keempat strain ikan tersebut akan dipijahkan dan akan dibedah untuk pengambilan gonad pada ikan cupang betinanya. Parameter yang diamati pada penelitian ini, yaitu tingkat fekunditas ikan, diameter telur ikan, daya fertilitas, dan daya tetas. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan analysis of variance (ANOVA) dengan uji lanjut jarak berganda Duncan. Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan, diketahui hasil pemijahan ikan cupang dan pembedahan gonad pada strain ikan cupang yang berbeda ini menunjukan terdapat perbedaan yang nyata pada parameter fekunditas ikan (P < 0,05), sedangkan pada diameter telur ikan, daya fertilitas dan daya tetas ikan berdasarkan uji analisis tidak terdapat perbedaan yang nyata (P > 0,05). Hal tersebut menunjukkan bawah pemijahan antar strain yang satu dengan yang lain memiliki perbedaan yang signifikan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FPK.A.53-22 Dia f | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Fekunditas, Persentase Fertilitas, Daya Tetas | |||||||||
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling | |||||||||
| Divisions: | 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Akuakultur | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | mat sjafi'i | |||||||||
| Date Deposited: | 01 Oct 2026 06:26 | |||||||||
| Last Modified: | 01 Oct 2026 06:26 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148254 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


