Adi Prijo Rahardjo, - and Fedik abdul rantam, - and Nanik Sianita, - and Rahaju Ernawati, - and Suwarno, - (2000) Model Hi - Mikrotiter Untuk Deteksi Virus Infectous Brochitis Dengan Antigen H-Protein. Other thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (RINGKASAN)
RINGKASAN.pdf Download (971kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
Adi Prijo Rahardjo et al.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penyakit infectious bronchitis adalah penyakit yang bersifat akut pada unggas. Penyakit ini menyerang saluran pemafasan dan pada ginjal, namun penyakit sangat merugikan karena sangat berpengaruh terhadap ekonomi petemak. Hal ini karena penyakit ini dapat menyebakan produksi telur sangat menurun tajam dan disertai dengan morbiditas yang tinggi. Selai itu juga jika unggas sudah pemah terinfeksi virus infectious brochitis (IB), maka produksi telumya tidak dapat optimallagi seperti yang diharapkan. Diagnosa penyakit inectious brinchitis sampai saat ini memang 'dengan cara serologis, tetapi perangkat yang telah dipakai masih menggunakan whole virus, sehingga sensitifitasnya masih kurang. Selain metode tersebut juga dilakukan dengan cara isolasi virus, tetapi hal ini memerlukan waktu yang cukup panjang, sehingga kurang cepat dan tepat dalam mengeliminir infeksi virus secara cepat. Akhir-akhir ini juga dikembangkan metode diagnose penyakit IB yang mempunyai sifat sangat spesifik yaitu dengan cara serityping tetapi masih kurang begitu sensitif oleh karena perlau dilakukan eksplorasi perangkat diagnostik yang akurat. Untuk menjawab tantangan tersebut diatas penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang nyata sebagai perangkat diagnostik yang sensitif dan spesifik. Pada tahapan pertama penelitian ini adalah mencari protein yang ssifatnya antigenic serta imunogenik spesifik virus IB. Selain hal tersebut tahapan kedua adalah mengkarakterisasi H-protein bersifat imunogenik. Dan pada tahapan ketiga adalah uji sensitifitas dengan cara HI-mikroteknik. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif laboratorik. Hasil dari penelitian ini terlihat dengan jelas pada gambar 1 dengan analisis SDS-PAGE 12% H-Protein adalah protein yang bersifat antigenik dan imunogenik. Hal ini ditunjukan adanya pita protein yang sangat jelas. Dengan demikian sangat nyata sifat H protein adalah mempunyai sifat reaktifitas yang tinggi. Pada tahap selanjutnya data HI-Mikroteknik menunjukkan bahwa dengan pengenceran 1:1280 masih dapat mengenali serum yang diencerkan. Walaupun tingkat sensitivitas lebih rendah tetapi mempunyai spesifisitas yang tinggi karena antigen dari whole virus banyak terjadi reaksi silang atau reaksi nonspesifik. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa H-protein mempunyai spesifisitas tinggi tetapi sensitivitas lebih rendah dibandingkan dengan antigen whole virus.
| Item Type: | Thesis (Other) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Virus Infectou, Brochitis | ||||||||||||
| Subjects: | S Agriculture > SF Animal culture > SF600-1100 Veterinary medicine > SF810 Veterinary parasitology | ||||||||||||
| Divisions: | 06. Fakultas Kedokteran Hewan | ||||||||||||
| Creators: |
|
||||||||||||
| Depositing User: | Fahimatun Nafisa Nafisa | ||||||||||||
| Date Deposited: | 01 Oct 2026 06:37 | ||||||||||||
| Last Modified: | 01 Oct 2026 06:37 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148258 | ||||||||||||
| Sosial Share: | |||||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


