Budiarto, - and Garry Cores De Vries, - and Soetji Prawesthirini, - and Hari Suprapto, - and Nenny Harijani, - (2000) Manfaat Penggunaan Path Analysis Kawin Berulang Untuk Memperpendek Selang Beranak Pada Sapi Perah Di Dataran Tinggi Jawa Timur. Other thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (RINGKASAN)
RINGKASAN.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
Budiarto et al.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Kawin berulang merupakan salah satu masalah reproduksi yang penting, karena setiap kasus kawin berulang akan menyebabkan bertambahnya panjang selang beranak. Selang beranak yang panjang akan berpengaruh terhadap produktivitas ternak dan panjangnya selang generasi sehingga akan menghambat jumlah populasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh langsung maupun tidak langsung terhadap kawin berulang di dataran tinggi Jawa Timur. Data primer dan sekunder diambil dari koperasi sapi perah di Jawa Timur. Besaran sampel yang diperlukan dengan tingkat konfidensi 95%, prevalensi 90%, dan galat 5% adalah 720 ekor sapi perah, dengan jumlah peternak 169 orang. Pengambilan sampel untuk menentukan lokasi daerah, desa, peternak, dan ternak menggunakan sampling strata dataran dan tahapan ganda. Data primer berupa kuesioner dikumpulkan dan dianalisis menggunakan Forward Stepwise Regression dan Path Analysis dengan kawin berulang sebagai variabel dependen (Y), sedangkan sifat hospes, faktor peternak, manajemen, reproduksi, penyakit, dan daerah sebagai variabel independen (Xn). Hasil penelitian menunjukkan kawin berulang yang terjadi pada sapi perah di dataran tinggi Jawa Timur 41,1%. Terdapat asosiasi yang bermakna antara kawin berulang pada tingkat ternak terhadap panjang laktasi, umur, pakan, estrus pertama setelah melahirkan, dan jam kawin. Pada tingkat peternak terdapat asosiasi antara prevalensi terhadap ketepatan kedatangan inseminator dan letak kandang. Dengan menggunakan Path Analysis, variabel yang berpengaruh langsung terhadap panjang selang beranak adalah panjang laktasi, umur, dan pakan. Sedang variabel yang tidak berpengaruh langsung adalah letak kandang, kedatangan inseminator, jam kawin, dan estrus pertama setelah melahirkan.
| Item Type: | Thesis (Other) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Path Analysis Kawin Berulang, Sapi Perah | ||||||||||||
| Subjects: | S Agriculture > SF Animal culture > SF191-275 Cattle | ||||||||||||
| Divisions: | 06. Fakultas Kedokteran Hewan | ||||||||||||
| Creators: |
|
||||||||||||
| Depositing User: | Fahimatun Nafisa Nafisa | ||||||||||||
| Date Deposited: | 01 Oct 2026 06:57 | ||||||||||||
| Last Modified: | 01 Oct 2026 06:57 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148262 | ||||||||||||
| Sosial Share: | |||||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


