Analisis Sekuens Regio Ns3 Genom Virus Hepatitis C Dari Penderita Indonesia Dengan Atau Tanpa Hepatocellular Carcinoma

Maria Inge Lusida, - and Soetjipto, - and Poernomo Boedi, - (2003) Analisis Sekuens Regio Ns3 Genom Virus Hepatitis C Dari Penderita Indonesia Dengan Atau Tanpa Hepatocellular Carcinoma. Other thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (RINGKASAN)
RINGKASAN.pdf

Download (1MB)
[img] Text (FULLTEXT)
dr. Maria I.L.,M.Kes.,Ph.D, dr.Soetjipto, MS.,Ph.D., dr.Poernomo.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/wplib/

Abstract

Virus hepatitis C (HCV) mempunyai peranan penting di dalam perkembangan hepatocellular carcinoma (HCC). Dalam laporan kami terdahulu, terdapat 64.7% pasien HCC di Surabaya adalah anti-HCV positif. Di Jepang, laporan terakhir terdapat 75% HCC yang berhubungan dengan HCV. Nonstructural protein 3 (NS3) dilaporkan mempunyai aktivitas transformasi, kemungkinan besar melalui interaksi dengan supresor tumor p53 dengan cara yang berhubungan dengan sekuens NS3. Dalam penelitian ini, kami bermaksud mengetahui kemungkinan hubungan antara HCC dan variabilitas sekuens HCV, pada bagian N-terminal dari NS3, yang diambil dari penderita dengan atau tanpa HCC. Kami berharap penelitian ini bisa membantu kita dalam memahami mekanisme molekuler yang mendasari patogenesitas HCC yang berhubungan dengan HCV. Bahan dan Cara: Sejumlah 16 sera dengan HCV RNA positif, subtipe 1b, dan negatif untuk HBsAg dianalisa; 7 sera dari pasien HCC dan 9 sisanya dari pasien non-HCC. HCV RNA diekstraksi dari sera dan dilakukan RT-PCR untuk memperbanyak bagian N-terminal dari NS3 (aa 1027-1206). Amplicon ini di-sekuensing dari kedua arah dan diperbandingkan dengan sekuens yang telah dilaporkan (HCV-J). Hasil: Bila dibandingkan dengan strain HCV-J, tidak terlihat perbedaan yang signifikan antara sekuens partial NS3 pasien HCC dan non-HCC. Berdasarkan struktur sekunder NS3 bagian N-terminal (aa 1-180), isolat HCV diklasifikasikan dalam tipe A, B dan intermediate. Hasil kami menunjukkan, bahwa 4 (57,1%) dari 7 isolat dari penderita dengan HCC dan 7 (77,8%) dari 9 isolat dari penderita tanpa HCC diklasifikasikan dalam kelompok B, sedangkan 3 (42,9%) dari 7 isolat dari penderita dengan HCC dan 2 (22,2%) dari 9 isolat dari penderita tanpa HCC diklasifikasikan dalam kelompok A. Hasil ini tak sesuai dengan hasil dari penelitian sebelumnya dari Jepang, yang mana isolat tipe B secara signifikan lebih banyak didapatkan pada kelompok pasien HCC. Kami sarankan penelitian lebih lanjut yang mencakup daerah geografis yang lebih luas, dengan sampel yang lebih banyak, dan juga studi lebih lanjut yang prospektif untuk membuktikan isu di atas.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Virus Hepatitis
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC306-320.5 Tuberculosis
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Biologi
Creators:
CreatorsNIM
Maria Inge Lusida, --
Soetjipto, --
Poernomo Boedi, --
Depositing User: Fahimatun Nafisa Nafisa
Date Deposited: 01 Oct 2026 09:03
Last Modified: 01 Oct 2026 09:03
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148284
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item