PERSEPSI DAN PENGALAMAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU NIFAS TERKONFIRMASI COVID-19 GEJALA RINGAN DI SAFE HOUSE

Kalista Riski Sulistyaningsih (2022) PERSEPSI DAN PENGALAMAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU NIFAS TERKONFIRMASI COVID-19 GEJALA RINGAN DI SAFE HOUSE. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
012111223012_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
012111223012_BAB I.pdf

Download (552kB)
[img] Text (FULLTEXT)
012111223012_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Kasus Covid-19 pada ibu hamil di Indonesia menurut data POGI hingga April 2021 berjumlah 536 kasus, dimana 72% terdeteksi pada usia 37 minggu sehingga memungkinkan ibu masih terkonfirmasi saat proses menyusui. Clinical guideline yang ada merekomendasikan Wanita terkonfirmasi Covid-19 gejala ringan tetap menyusui secara langsung dengan pengendalian infeksi, namun kenyataannya yang dirawat di Safe House dipisahkan dari bayinya dan tidak dapat menyusui secara langsung, bahkan didukung untuk pemberian susu formula. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis dan mengeksplorasi persepsi dan pengalaman pemberian ASI Eksklusif pada ibu nifas terkonfirmasi Covid-19 gejala ringan di Safe House. Metode: Penelitian Kualitatif dengan pendekatan Fenomenologi. Pengumpulan data melalui wawancara in-depth interview. Jumlah populasi sebanyak 35 orang dan sampel 6 orang, penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Penelitian ini telah mendapat izin kelayakan etik dari Komite Etik Penelitian Kesehatan Fakultas Kedokteran Universitas. Pengambilan data dilakukan pada bulan Agustus 2022. Data dianalisis menggunakan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Hasil: Delapan tema utama diidentifikasi, yakni beban emosional terkonfirmasi, dampak terkonfirmasi terhadap pengalaman awal menyusui, pemilihan nutrisi saat isolasi, persepsi mengenai ASI, membuat jadwal memerah ASI, pencegahan infeksi, memprioritaskan ASI pasca isolasi, dan dukungan yang diharapkan. Kesimpulan: Para wanita dalam penelitian ini memiliki persepsi negatif tentang pemberian ASI Eksklusif dalam kondisi terkonfirmasi Covid-19, mereka ragu dalam menyusui sehingga baru memulai menyusui saat kondisinya dinyatakan negatif Covid-19. Sebagian besar pengalaman yang dilalui juga merupakan pengalaman negatif, serta dari hasil penelitian ini didapatkan faktor-faktor yang mempengaruhi pemberian ASI Eksklusi pada ibu nifas terkonfirmasi Covid-19 gejala ringan di Safe House.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK S.FK.B 12 - 23 Kal p
Uncontrolled Keywords: Covid-19, breastfeeding, exclusive breastfeeding, experience, perception
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics > RG1-991 Gynecology and obstetrics > RG500-991 Obstetrics > RG940-991 Maternal care. Prenatal care services
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > S1 Kebidanan
Creators:
CreatorsNIM
Kalista Riski SulistyaningsihNIM012111223012
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorDWI IZZATINIDN198607182016113201
Thesis advisorPUDJI LESTARINIDN097001291997022002
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 02 Oct 2026 02:20
Last Modified: 02 Oct 2026 02:20
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148307
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item