Yuliati (2005) STATUS DAN AKIBAT HUKUM DARI PERKAWINAN YANG TIDAK DICATATKAN MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974 DAN HUKUM ISLAM (STUDI DI KELURAHAN KALISAT KECAMATAN REMBANG KABUPATEN PASURUAN). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (FULL TEXT)
YULIATI.pdf Download (3MB) |
Abstract
Status dan akibat hukum dari perkawinan yang tidak dicatatkan menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan Hukum Islam, dengan studi di Kelurahan Kalisat, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan. Penelitian bertujuan mengetahui status hukum pasangan yang melangsungkan perkawinan tetapi tidak mencatatkannya serta mengetahui akibat hukum terhadap anak yang lahir dari perkawinan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif dan empiris, dengan bahan hukum primer dan sekunder serta penelitian lapangan melalui wawancara dengan responden dan pihak terkait. Pembahasan menunjukkan bahwa berdasarkan Hukum Islam, perkawinan yang dilakukan dengan memenuhi rukun dan syarat perkawinan dianggap sah, tetapi menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 pencatatan perkawinan merupakan bagian penting untuk memperoleh kepastian dan kekuatan hukum. Penelitian lapangan di Kelurahan Kalisat menunjukkan adanya perkawinan yang tidak dicatatkan karena antara lain faktor ekonomi, tingkat pendidikan dan pemahaman masyarakat, anggapan bahwa perkawinan tersebut telah sah menurut agama, serta keinginan menghindari proses dan biaya pencatatan. Data penelitian menunjukkan bahwa pada periode 2003 sampai Juni 2005 terdapat 124 pasangan yang perkawinannya tidak dicatatkan di KUA, atau 67,03% dari 185 perkawinan yang dihimpun dalam data penelitian. Terhadap anak yang lahir dari perkawinan tersebut, dokumen membahas persoalan status anak, hak asuh, wali nikah, dan hak waris. Kesimpulan skripsi menyatakan bahwa perkawinan yang tidak dicatatkan dapat dianggap sah menurut agama apabila rukun dan syarat terpenuhi, tetapi tidak memenuhi ketentuan pencatatan menurut hukum positif; keadaan tersebut menimbulkan ketidakpastian hukum bagi anak, khususnya berkaitan dengan hubungan perdata dan hak waris terhadap ayahnya.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Perkawinan tidak dicatatkan; perkawinan; status hukum perkawinan; akibat hukum perkawinan; Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974; hukum Islam; status anak; hak asuh anak; wali nikah; hak waris anak; pencatatan perkawinan; Kelurahan Kalisat. | ||||||
| Subjects: | K Law K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K7000-7720 Private international law. Conflict of laws > K7120-7197 Persons > K7155-7197 Domestic relations. Family law K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K7000-7720 Private international law. Conflict of laws > K7120-7197 Persons > K7155-7197 Domestic relations. Family law > K7157-7179 Marriage. Husband and wife |
||||||
| Divisions: | 03. Fakultas Hukum > S1 Ilmu Hukum | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Khoirul Falah Saktiko | ||||||
| Date Deposited: | 02 Oct 2026 03:58 | ||||||
| Last Modified: | 02 Oct 2026 03:58 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148351 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


