OPTIMALISASI PROGRAM MAKANAN TAMBAHAN (PMT) MELALUI INOVASI “KANTONG GIZI” SEBAGAI UPAYA MENEKAN ANGKA STUNTING DI KABUPATEN BANGKALAN

MAYA SANJAYA and UMAMI NURVITA MAYANGSARI and EVANGELIS KIAHNO (2022) OPTIMALISASI PROGRAM MAKANAN TAMBAHAN (PMT) MELALUI INOVASI “KANTONG GIZI” SEBAGAI UPAYA MENEKAN ANGKA STUNTING DI KABUPATEN BANGKALAN. Artikel Ilmiah thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (HALAMAN DEPAN)
071811133036_HALAMAN DEPAN.pdf

Download (293kB)
[img] Text (FULLTEXT)
071811133036.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id

Abstract

Menurut Kementerian Kesehatan RI (2018) masalah kesehatan yang banyak terjadi di Indonesia yaitu terkait masalah gizi buruk (Stunting) yang menyebabkan keterlambatan pertumbuhan khususnya balita pada seribu Hari Pertama Kehidupan (HPK). Dilansir data prevalensi balita stunting yang diperoleh dari World Health Organization, Indonesia berada diurutan ke-2 di Asia Tenggara dengan prevalensi 31,8% (WHO, 2021). Adapun tujuan dari penelitian ini secara umum untuk mengetahui penyebab stunting serta mengidentifikasi upaya dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan dalam menangani kasus stunting, lalu merekomendasikan kebijakan program untuk menekan angka stunting di Kabupaten Bangkalan. Peneliti menggunakan tipe penelitian deskriptif dengan pendekatan literature review, untuk mendapatkan data penelitian menggunakan metode wawancara, observasi partisipasi langsung, dan studi pustaka. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa tingginya angka stunting disebabkan oleh infrastruktur jalan yang kurang memadai, sanitasi air yang kurang, angka pernikahan dini yang tinggi, dan jumlah bidan di Posyandu yang minim, serta kurangnya dukungan dari keluarga yang tidak mendukung ibu untuk mencukupi gizi anak sesuai dengan anjuran kesehatan seperti memberikan makanan tambahan saat bayi masih dalam usia 0-6 bulan. Beberapa upaya yang dilakukan Dinas Kesehatan Bangkalan adalah memberikan biskuit bayi, dan rembuk stunting yang dinilai belum optimal untuk dilaksanakan di wilayah Bangkalan. Maka dari itu peneliti merekomendasikan program Kantong Gizi yang diformulasikan untuk menekan angka stunting di Kabupaten Bangkalan. Mengingat permasalahan dalam stunting terletak pada pemberian gizi 1000 hari pertama bayi, maka Kantong Gizi merupakan inisiasi rekomendasi program untuk Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan.

Item Type: Thesis (Artikel Ilmiah)
Additional Information: PKM.02.1-22 May o
Uncontrolled Keywords: stunting, policies, programs, nutrition pockets
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA773-788 Personal health and hygiene
T Technology > TX Home economics > TX341-641 Nutrition. Foods and food supply
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Administrasi Negara
Creators:
CreatorsNIM
MAYA SANJAYANIM071811133036
UMAMI NURVITA MAYANGSARINIM071811133023
EVANGELIS KIAHNONIM071811133038
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorPUTU ADITYA FERDIAN ARIAWANTARANIDN070417270
Depositing User: Ika Rudianto
Date Deposited: 02 Oct 2026 07:34
Last Modified: 02 Oct 2026 07:43
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148394
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item