Pratiwi Soesilawati, - (2003) Isolasi Dna Jaringan Pulpa Gigi Untuk Menentukan Jenis Kelamin Menggunakan Amelogenin Dengan Metode Polymerase Chain Reaction (PCR). Other thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (RINGKASAN)
RINGKASAN.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
Drg. Pratiwi Soesilawati.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Pemeriksaan gigi dalam odontologi Forensik berdasar pada kemampuan gigi yang tidak mengalami perubahan post mortem, dan tidak terpengaruh oleh faktor eksogen, misalnya trauma atau kebakaran. Pada gigi, DNA terdapat dalam ruang pulpa, dentin dan sementum. Ruang pulpa mengandung DNA yang cukup memadai untuk dapat diambil dari jaringan lunak dalam ruang pulpa. Protein penting yang berperan dalam penentuan jenis kelamin melalui gigi adalah Amelogenin. Yaitu salah satu protein matriks mayor yang disekresi oleh ameloblast dari enamel. Gen amelogenin yang mengkode protein terletak pada kromosom X dan Y pada manusia. Setelah dilakukan isolasi DNA, selanjutnya digandakan dengan metode PCR menggunakan primer Amelogenin untuk dapat dianalisa jenis kelaminnya. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keberhasilan isolasi DNA dari pulpa gigi untuk pemeriksaan jenis kelamin seseorang menggunakan primer Amelogenin dengan metode PCR untuk kebutuhan odontologi forensik. Jenis penelitian ini adalah observasional laboratoris, dengan sampel jaringan pulpa dari 8 gigi yang telah dicabut untuk perawatan ortodonsia. Lokasi penelitian di Tropical Disease Center (TDC) Universitas Airlangga. Pemeriksaan jenis kelamin dilakukan melalui isolasi DNA dari 8 jaringan pulpa gigi, karena jaringan ini kaya akan pembuluh darah. Setelah diisolasi selanjutnya digandakan dengan metode PCR untuk dapat dianalisa jenis kelaminnya. Pasangan primer yang digunakan adalah 5'-CCCTGGGCTCTGTAAAGAATAGTG-3' dan 5'-ATCAGAGCTTAAACTGGGAAGCTG-3'. Dengan primer ini akan dihasilkan 106 Base Pair X-spesifik dan 112 Base Pair Y-spesifik. Protokol Amplifikasi adalah sebagai berikut: Inkubasi awal 95°C selama 4 menit untuk denaturasi. Cycle terdiri dari denaturasi dengan pemanasan 95°C selama 1 menit, annealing dengan penurunan suhu menjadi 58°C, extension dengan katalis enzim DNA Polymerase pada suhu 72°C. Reaksi ini diulang sampai 35 kali putaran. Analisa hasil reaksi PCR dilakukan dengan Agarose gel Elektrophoresis, menggunakan pengecatan Silver Staining. Hasil elektrophoresis menunjukkan penampakan 2 band pada 106 Base Pair dan 112 Base Pair pada sampel dengan jenis kelamin pria. Sedangkan pada sampel wanita tampak satu band pada 112 Base Pair. Kedelapan band hasil elektrophoresis menunjukkan hasil yang sesuai dengan data status asal sampel. Sebagai kesimpulan dari penelitian ini adalah isolasi DNA dari jaringan pulpa gigi dapat diperoleh DNA dengan kadar yang mencukupi untuk digandakan dengan metode PCR dan primer Amelogenin dapat memberikan informasi jenis kelamin seseorang, yang dibutuhkan dalam bidang odontologi forensik. Disarankan untuk meneliti lebih lanjut penentuan jenis kelamin menggunakan primer amelogenin dengan beda base pair yang lebih besar agar didapatkan band yang tampak jelas perbedaannya antara band X dan Y. Karena dengan beda hanya 6 Base Pair, separasi antara band X dan Y tidak tampak jelas dengan pengamatan biasa.
| Item Type: | Thesis (Other) | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pulpa Gigi, Amelogenin | ||||
| Subjects: | R Medicine > RK Dentistry > RK641-667 Prosthetic dentistry. Prosthodontics | ||||
| Divisions: | 02. Fakultas Kedokteran Gigi > Oral Biology | ||||
| Creators: |
|
||||
| Depositing User: | Fahimatun Nafisa Nafisa | ||||
| Date Deposited: | 02 Oct 2026 08:09 | ||||
| Last Modified: | 02 Oct 2026 08:09 | ||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148407 | ||||
| Sosial Share: | |||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


