KHARISMA NOVI CHANDRAMUKTI, - (2022) Klasifikasi Bau Udang Galah dan Udang Jerbung Menggunakan Artificial Nose dengan Metode Naive Bayes. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN I)
081811333089 HALAMAN I.pdf Download (157kB) |
|
|
Text (BAB I)
081811333089 BAB I.pdf Download (42kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
081811333089.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Udang merupakan komoditas perikanan yang sedang diperluas produksinya, diantaranya udang galah dan udang jerbung. Udang galah (Macrobrachium rosenbergii de Man) merupakan komoditas perikanan air tawar yang sangat potensial untuk dibudidayakan secara komersial sedangkan udang jerbung (Penaeus merguiensis) merupakan komoditas perikanan air laut yang menyebar hampir di seluruh perairan pantai, khususnya di perairan yang dangkal di sekitar estuari dan area mangrove. Udang dalam keadaan mentah berpotensi terkontaminasi oleh bakteri Pseudomonas aeruginosa, deteksi bakteri Pseudomonas aeruginosa di Indonesia harus memenuhi syarat keamanan pangan negatif akan tetapi proses untuk memenuhi syarat tersebut membutuhkan waktu yang lama. Maka dilakukan penelitian menggunakan Artificial Nose berbasis larik sensor gas untuk mendeteksi bau amonia yang disebabkan kontaminasi Pseudomonas aeruginosa pada udang jerbung dan udang galah. Sampel yang digunakan terdiri dari 4 macam sampel yaitu udang jerbung segar, udang jerbung terkontaminasi bakteri Pseudomonas aeruginosa, udang galah segar dan udang galah terkontaminasi bakteri Pseudomonas aeruginosa. Penelitian dilakukan dengan variasi masa simpan selama 24 jam dengan periode sensing setiap 4 jam dengan larik sensor berjumlah 6 sensor. Pemrosesan data keluaran sensor menggunakan metode Naïve Bayes. Melalui metode Naïve Bayes setiap variasi perlakuan setiap sampel dapat diklasifikasikan. Classification Accuracy sebesar 0,564 dan Proportion of Prediction pada udang jerbung segar sebesar 87,5% , pada udang jerbung terkontaminasi bakteri Pseudomonas aeruginosa sebesar 59,4% , pada udang galah segar sebesar 46,6% dan pada udang galah terkontaminasi bakteri Pseudomonas aeruginosa sebesar 51,9%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, metode Naïve Bayes untuk mendeteksi kontaminasi bakteri Pseudomonas aeruginosa pada udang galah dan udang jerbung cukup baik, namun perlu untuk ditingkatkan lagi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FST.F 50 - 23 Kha k | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | giant prawns, jerbung prawns, Pseudomonas aeruginosa bacteria, Naïve Bayes, artificial-nose | |||||||||
| Subjects: | Q Science > QA Mathematics > QA76.575 Multimedia systems and Internet | |||||||||
| Divisions: | 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Fisika | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Dewi Puspita | |||||||||
| Date Deposited: | 05 Oct 2026 05:25 | |||||||||
| Last Modified: | 05 Oct 2026 05:25 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148436 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


