ANISA PUTRI KHAIRUL, - (2022) PROFIL DISLIPIDEMIA DAN DIABETES MELITUS TIPE 2 PADA STEMI PASIEN GERIATRI RAWAT INAP SMF PENYAKIT JANTUNG DAN PEMBULUH DARAH RSUD DR SUTOMO PERIODE 2016-2021. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN I)
011911133221 HALAMAN I.pdf Download (302kB) |
|
|
Text (BAB I)
011911133221 BAB I.pdf Download (33kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
011911133221.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Penyakit jantung koroner (PJK) adalah penyebab kematian tertinggi di dunia dengan, case fatality rate (CFR) tertinggi adalah jenis infark miokard akut (IMA). IMA adalah nekrosis miokardium akibat sumbatan akut arteri koroner yang tidak efisien dan sistem kolateral yang tidak bekerja dengan baik. Mortalitas tertinggi kasus IMA terjadi pada geriatri. Dislipidemia dan diabetes melitus (DM) tipe 2 adalah faktor risiko IMA. Dislipidemia akan menimbun lemak pada lapisan pembuluh darah. Sedangkan pada DM tipe 2 yang bermanifestasi pada PJK, aterosklerosis dini akan menyerang organ vital. Berdasarkan pengaruh dislipidemia dan DM tipe 2 pada IMA, penelitian ini meneliti gambaran dislipidemia dan DM tipe 2 pada STEMI pasien geriatri rawat inap di SMF Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Tujuan: Mengetahui profil dislipidemia dan DM tipe 2 pada STEMI pasien geriatri rawat inap di SMF Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah RSUD Dr. Soetomo periode 2016-2021. Metode: Penelitian ini menggunakan data sekunder rekam medik dengan metode deskriptif dan desain penelitian cross sectional. Hasil: Profil klinis STEMI pada geriatri yang menjalani rawat inap di SMF Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah RSUD Dr. Soetomo periode 2016-2021, didominasi usia 60-74 tahun (93,4%), dan pria (64,5%). Diagnosis utama terbanyak adalah STEMI of inferior wall (57,9%) dan diagnosis sekunder DM tipe 2 (46,1%). Kadar LDL normal (32,9%) dan di atas normal (32,9%) kadar HDL rendah (59,2%) mendominasi. Rerata trigliserida adalah normal (63,2%) dan total cholesterol (TC) normal (72,4%) yang terbanyak. Dari hasil HbA1C, DM tipe 2 (35,5%) ada di posisi tertinggi, diagnosis pasien dengan DM tipe 2 (63,2%) lebih banyak dari kelompok non DM tipe 2 (36,8%). Kesimpulan: STEMI paling sering terjadi pada pria dan kategori usia 60-74 tahun. Diagnosis utama terbanyak adalah STEMI of inferior wall dan diagnosis sekunder adalah DM tipe2. Distribusi kolesterol LDL terbanyak adalah di atas normal, HDL terbanyak adalah rendah, TG terbanyak adalah normal. Kelompok pasien dengan DM tipe 2 lebih banyak daripada kelompok bukan DM tipe 2.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK S.FK.D 233 - 23 Ani p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Keywords : CHD, STEMI, Dyslipidemia, T2DM | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine R Medicine > RC Internal medicine > RC31-1245 Internal medicine |
|||||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Dewi Puspita | |||||||||
| Date Deposited: | 05 Oct 2026 07:11 | |||||||||
| Last Modified: | 05 Oct 2026 07:11 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148443 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


