Keanekaragaman Morfologi dan Gen Cytochrome B DNA Mitokondria pada Sidat (Anguilla bicolor) di Beberapa Perairan Pulau Jawa

ENDAH ROCHMATIKA, - (2022) Keanekaragaman Morfologi dan Gen Cytochrome B DNA Mitokondria pada Sidat (Anguilla bicolor) di Beberapa Perairan Pulau Jawa. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HAL JUDUL)
HAL JUDUL.pdf

Download (334kB)
[img] Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (62kB)
[img] Text (FULLTEXT)
142024153003.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Sidat memiliki nilai ekonomis penting yang permintaan pasar sidat konsumsi sangat tinggi terutama dari negara Jepang, Korea, China dan Taiwan. Produksi nasional ekspor sidat tahun 2019 mencapai 5.186 ton yang meningkat dari periode yang sama tahun lalu sebesar 4.142 ton. Pemanfaatan sumberdaya sidat oleh para pembudidaya berasal dari usaha tangkapan alam. Penelitian ini bertujuan mengetahui keragaman morfologi dan genetik sidat pada maker gen cyt-b serta menganalisis hubungan kekerabatan di beberapa kabupaten di perairan Pulau Jawa. Jenis penelitian merupakan eksploratif laboratoris dengan rancangan cross sectional study. Parameter utama yang diamati morfologi (morfometrik dan meristik), filogenetik, jarak genetik dan komposisi nukleotida. Ciri morfologi cenderung sama, adapun terdapat wana hitam dan cokelat polos dengan pigmentasi abu di bagian ventral. Hasil uji ANOVA satu morfomterik menunjukan signifikan p<0,05. Hasil analisis PCA menunjukkan pola penyebaran histogram dari keempat lokasi beberapa menyatu atau berkumpul dengan frekuensi yang bervariasi. Histogram pengukuran morfometrik yang berkaitan menunjukkan pertumbuhan sidat bervariasi dan dinamis. Hasil uji ANOVA satu arah data meristik menunjukkan tidak signifikan p>0,05. Hasil analisis PCA menunjukkan visualisi bar chart antar populasi memisah dan statis yang memiliki persamaan antar populasi, hasil dendogram antara morfometrik dan meristik menunjukkan masih memiliki hubungan kekerabatan antar populasi. Hasil matriks menunjukan keragaman tertinggi pada panjang total dan ruas tulang belakang, sedangkan keragaman terendah pada panjang dan jumlah anodorsal. Keragaman yang rendah dapat dijadikan sebagai acuan untuk identifikasi antar spesies pada sidat bahwa A. bicolor merupakan tipe short fin. Pohon filogenetik menunjukkan kedekatan hubungan kekerabatan antar keempat populasi. Sekuen DNA lain dari NCBI juga dapat digunakan sebagai perbandingan untuk mengetahui kekerabatan dari penelitian sebelumnya. Jarak genetik sidat Aceh, Padang, Bengkulu, Banten, Pelabuhan Ratu, Pangandaran, Cilacap, dan Tulungagung paling terdekat yakni sebesar 0,0000. Jarak genetik dengan nilai terbesar menunjukkan jarak genetik terjauh yakni sidat Tulungagung, Banyuwangi, dan Bali yakni sebesar 0,0176. Komposisi nukleotida yang menggunakan marka cyt-b menunjukkan hasil sekuen basa mengandung Adenin (A) 30,8%, Timin (T) 27,2%, Sitosin (C) 28,3%, Guanin (G) 13,9%.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKC KK T.FPK.BPK 03 - 23 End k
Uncontrolled Keywords: Sirup, mangrove pedada, rosella, karagenan
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > S2 Bioteknologi Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsNIM
ENDAH ROCHMATIKA, -NIM142024153003
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorWIN DARMANTO, --
Thesis advisorMUFASIRIN, --
Depositing User: prasetyo adi nugroho
Date Deposited: 05 Oct 2026 01:02
Last Modified: 05 Oct 2026 01:02
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148469
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item