RIZKY DILLA PRADANA, - (2022) ALASAN DI BALIK INKONSISTENSI KEBIJAKAN FILIPINA PADA HUBUNGANNYA DENGAN AMERIKA SERIKAT DAN TIONGKOK DI ERA PEMERINTAHAN RODRIGO DUTERTE. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HAL JUDUL)
HAL JUDUL.pdf Download (303kB) |
|
|
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf Download (68kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
071711233046.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Rodrigo Duterte yang memenangkan pemilu 2016 membawa kebijakan baru yang berbeda dari presiden-presiden Filipina sebelumnya. Ia membawa kebijakan Filipina mengarah penuh ke Tiongkok dan menjauhi mitra strategisnya secara historis yakni Amerika Serikat. Potensi keuntungan ekonomi menjadi faktor utama dalam perubahan arah kebijakan ini dan mengesampingkan adanya konflik Laut Tiongkok Selatan. Duterte juga bersikap sangat agresif terhadap AS dengan mengutuk AS hingga memutus salah satu kebijakan militer penting yakni Visiting Force Agreement. Namun di akhir masa jabatannya, Duterte terlihat kembali berhubungan dengan AS. Terlihat dari pembatalan pemutusan kebijakan VFA dan berbagai bantuan yang diberikan AS terkait pandemi. Duterte juga mulai bersikap tegas dengan Tiongkok, terlihat dari berbagai pernyataannya di media. Perubahan di akhir masa jabatan Duterte ini memperlihatkan adanya inkonsistensi kebijakan Filipina di masa pemerintahannya. Penelitian ini berusaha untuk mencari alasan dibalik inkonsistensi kebijakan Filipina di era Duterte. Melalui kerangka teori realisme neoklasik, penelitian ini menemukan beberapa alasan secara eksternal dan internal yang berpengaruh dalam perubahan kebijakan Duterte, diantaranya yakni kondisi konflik LTS yang tidak mereda, kegagalan Tiongkok dalam kerja sama ekonomi, perubahan persepsi Duterte atas Tiongkok dan AS, kritik dan dorongan masyarakat atas kegagalan kerja sama Filipina-Tiongkok, dan upaya Duterte mempertahankan popularitasnya guna pemilu berikutnya.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 S.FISIP.HI 36 - 23 Riz a | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Rodrigo Duterte, Filipina, Amerika Serikat, Tiongkok, Laut Tiongkok Selatan, Visiting Force Agreement, inkonsistensi kebijakan Filipina | ||||||
| Subjects: | J Political Science > JZ International relations > JZ5-6530 International relations | ||||||
| Divisions: | 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | prasetyo adi nugroho | ||||||
| Date Deposited: | 05 Oct 2026 02:14 | ||||||
| Last Modified: | 05 Oct 2026 02:14 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148502 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


