RIZKY PUSPITARINI (2022) Identifikasi Penerapan Cara Produksi Pangan yang Baik untuk Industri Rumah Tangga (CPPB-IRT) Pada Pembuatan Tahu Tingkat Industri Rumah Tangga(Studi Pada Tahu Bumbu Cap Bintang, Lok Bahu, Kota Samarinda). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
101811133148_HALAMAN JUDUL.pdf Download (897kB) |
|
|
Text (BAB I)
101811133148_BAB I.pdf Download (169kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
101811133148_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (22MB) | Request a copy |
Abstract
Minimnya kesadaran dari penduduk akan keamanan pangan tergambar dari jumlah kegiatan pengolahan yang tidak memadai. Upaya dari pemerintah untuk melindungi keamanan pangan supaya tidak muncul kerugian, dari BPOM dan Kementerian Perindustrian telah menerbitkan sistem keamanan bagi industri pangan untuk memproduksi pangan yang berkualitas dan terjamin keamanan tinggi, yakni Cara Pembuatan Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) atau produksi makanan olahan sesuai dengan syarat Cara Produksi Pangan yang Baik untuk Industri Rumah Tangga (CPPB-IRT). Studi awal yang dilakukan oleh peneliti dalam IRTP “Tahu Bumbu Cap Bintang” masih terdapat ketidaksesuaian persyaratan CPPB di IRTP. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi penerapan Cara Produksi Pangan yang Baik untuk Industri Rumah Tangga (CPPB-IRT) pada pembuatan tahu pada produksi tahu bumbu tingkat industri rumah tangga cap bintang, Lok Bahu Kota Samarinda. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan observasional deskriptif. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Populasi informan utama penelitian ini yakni semua karyawan dalam IRTP tahu dengan merek “Tahu Bumbu Cap Bintang” (penjamah makanan). Sedangkan populasi dari informan pendukung dalam penelitian ini ialah konsumen dari IRTP tahu dengan merek “Tahu Bumbu Cap Bintang”. Proses pembuatan tahu dengan merek “Tahu Bumbu Cap Bintang”belum menerapkan aspek CPPB-IRTP secara tepat, terbukti dari hasil penilaian yang menyatakan bahwa penerapan yang sesuai CPPB-IRT pada pembuatan tahu dengan persentase sebesar 47,4%. Berdasarkan kategori penilaian, penerapan CPPB-IRT pada pembuatan tahu dengan merek “Tahu Bumbu Cap Bintang” termasuk dalam kategori yang masih sangat butuh perbaikan karena berbeda jauh dengan persyaratan CPPB dalam Perka BPOM No. HK.03.1.23.04.12.2206 Tahun 2012 terkait “Cara Produksi Pangan yang Baik untuk Industri Rumah Tangga”. Pembuatan tahu belum sepenuhnya menerapkan prinsip Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan pengawasan mutu tahu merek “Tahu Bumbu Cap Bintang” melalui aspek higiene perorangan penjamah, pemeliharaan sarana dan fasilitas pengolahan, kegiatan sanitasi, dan pencatatan proses produksi secara rutin.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FKM 135 - 23 Riz i | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | CPPB, tofu, household industry | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA601-602 Food and food supply in relation to public health | ||||||
| Divisions: | 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Sulistiorini | ||||||
| Date Deposited: | 05 Oct 2026 02:28 | ||||||
| Last Modified: | 05 Oct 2026 02:28 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148508 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


