DETEKSI ANTIGEN PADA GOLONGAN DARAH KUCING DOMESTIK DAN KUCING PERSIA DENGAN METODE CROSSMATCHING DAN ELEKTROFORESIS

Palestin (2019) DETEKSI ANTIGEN PADA GOLONGAN DARAH KUCING DOMESTIK DAN KUCING PERSIA DENGAN METODE CROSSMATCHING DAN ELEKTROFORESIS. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (FULLTEXT)
281.PALESTIN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya antigen lain yang terlibat sehingga menyebabkan reaksi aglutinasi yang mangakibatkan inkompabilitas pada saat transfusi meskipun croosmatch dilakukan pada golongan darah yang sama. Penelitian ini menggunakan 72 ekor kucing, yang terdiri dari 36 ekor kucing domestik dan 36 ekor kucing Persia. Dalam penelitian ini, deteksi golongan darah kedua ras kucing, menggunakan RapidVet H, sedangkan untuk deteksi antigen eritrosit menggunakan metode crossmatching serta elektroforesis. Kucing domestik bergolongan darah A = 89 %, B = 11 %, dan tidak ditemukan adanya golongan darah AB. Sedangkan untuk kucing Persia, untuk golongan darah A = 92 %, B = 6 %, dan AB = 2 %. Hasil pemeriksaan croosmatching menyebutkan bahwa terdapat reaksi aglutinasi yang terjadi, meskipun golongan darahnya sama. Adapun hasil reaksi aglutinasi, di beri skor (+1), (+2), (+3), dan (+4). Persentase hasil aglutinasi (-) = 22.22 %, skor (+1) = 58.3 %, skor (+2) = 11.11 %, skor (+3) = 5.56 %, dan skor (+4) = 2.78 %. Hasil dari skoring aglutinasi, kemudian dianalisis secara statitstik, dengan menggunakan chi-square, untuk melihat hubungan antara aglutinasi, riwayat transfusi, dan riwayat infeksi. Hasil analisis mengacu pada Fisher’s exact test dimana p value adalah 0.265 untuk hubungan hasil aglutinasi dan transfusi, yang artinya p value > 0.05 dan dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara terjadinya aglutinasi dan riwayat transfusi. Sama halnya dengan hasil hubungan aglutinasi dengan riwayat infeksi, pada hasil analisis disebutkan bahwa nilai p value adalah 1.000, dimana p value > 0.05 dan dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara aglutinasi dan riwayat infeksi. Didapat berbagai macam ukuran berat molekul protein (kDa) pada pemeriksaan SDS PAGE, antara lain 22, 25, 28, 37, 40, 43, 55, 60, 64, 72, 75, 78, 80, 100, 115, 135.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Golongan Darah, Kucing Dometik, Kucing Persia, Aglutinasi, SDS PAGE
Subjects: Q Science > QR Microbiology > QR180 Immunology
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Ilmu Imunologi
Creators:
CreatorsNIM
PalestinNIM091714353014
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorHartono KaharNIDN8809020016
Thesis advisorYoes Prijatna DachlanNIDN-
Depositing User: Dwi Marina
Date Deposited: 05 Oct 2026 02:55
Last Modified: 05 Oct 2026 02:55
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148518
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item