Valentinus Besin (2022) Pengaruh Pemberian Timokuinon Terhadap Imunitas Alamiah Dan Adaptif Pada Tikus Putih Model Crush Injury Saraf Isiadikus. Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
011717017309COV.pdf Download (980kB) |
|
|
Text (BAB 1)
011717017309 BAB.pdf Download (92kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
011717017309.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Pendahuluan: Crush injury adalah cedera saraf tepi yang berasal dari kompresi traumatik akut obyek tumpul. Saraf tepi ekstremitas inferior yang sering mengalami cedera adalah saraf isiadikus. Timokuinon memiliki efek inhibisi NF-?B dan modulasi respon imun adaptif. Tujuan: Menjelaskan pengaruh pemberian timokuinon secara oral terhadap imunitas alamiah dan adaptif pada crush injury saraf isiadikus. Metode: Penelitian ini adalah true experimental, time series, post-test only controlled group design. Subyek penelitian adalah Rattus norvegicus jenis wistar. Model crush injury saraf isiadikus diperoleh dari penekanan saraf isiadikus menggunakan forseps hemostatik Kelly. Subyek dibagi menjadi empat kelompok, yaitu kelompok normal, plasebo, timokuinon 100 mg/kg/hari, dan timokuinon 250 mg/kg/hari. Pengukuran ekspresi NF-?B sel Schwann dan rasio CD4+:CD8+ darah tepi menggunakan metode flow cytometry. Pengukuran kadar TNF-?, IL-1?, MMP-9, IL-10, dan IgG distal lesi menggunakan metode ELISA. Hasil: Ekspresi NF-?B kelompok timokuinon 250 mg/kg/hari lebih rendah daripada kelompok plasebo, normal, dan timokuinon 100 mg/kg/hari pada 18 jam setelah cedera (p<0,05). Jalur penurunan kadar TNF-? dan MMP-9 melalui inhibisi NF- ?B pada kedua kelompok timokuinon adalah signifikan (p=0,000). Jalur penurunan kadar IL-1? melalui inhibisi NF-?B signifikan pada kelompok timokuinon 250 mg/kg/hari (p=0,045). Jalur penurunan kadar IL-10 dan IgG melalui inhibisi MMP-9 dan NF-?B signifikan pada kelompok timokuinon 250 mg/kg/hari (p<0,05). Jalur peningkatan rasio CD4+:CD8+ kedua kelompok timokuinon adalah signifikan (p=0,000). Kesimpulan: Pemberian timokuinon secara oral 250 mg/kg/hari menurunkan signifikan sitokin inflamasi dan kadar IgG distal lesi melalui inhibisi ekspresi NF-?B, serta meningkatkan signifikan rasio CD4+:CD8+ darah tepi pada crush injury saraf isiadikus.
| Item Type: | Thesis (Disertasi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK D.FK.10-22 Val p | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Timokuinon, Crush Injury, Saraf Isiadikus, Imunitas Alamiah, Imunitas Adaptif | ||||||
| Subjects: | Q Science > QR Microbiology > QR180 Immunology R Medicine > RD Surgery > RD701-811 Orthopedic surgery R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology |
||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > S3 Ilmu Kedokteran | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | mat sjafi'i | ||||||
| Date Deposited: | 05 Oct 2026 11:54 | ||||||
| Last Modified: | 05 Oct 2026 11:54 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148607 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


