Akibat Hukum Perceraian Secara Li’an Terhadap Anak Yang Telah Terbukti Memiliki Hubungan Darah Melalui Tes Dna Dalam Tinjauan Hukum Islam

Jovita Amanda Suryanto (2022) Akibat Hukum Perceraian Secara Li’an Terhadap Anak Yang Telah Terbukti Memiliki Hubungan Darah Melalui Tes Dna Dalam Tinjauan Hukum Islam. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
031924253056COV.pdf

Download (312kB)
[img] Text (BAB 1)
031924253056BAB.pdf

Download (293kB)
[img] Text (FULLTEXT)
031924253056.pdf
Restricted to Registered users only

Download (604kB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Perceraian dapat terjadi karena beberapa alasan salah satunya karena Perzinaan. Salah satu Perceraian yang terjadi karena perzinahan adalah perceraian Li’an yang terjadi karena suami menuduh istri berbuat zina dan mengingkari anak dalam kandungan atau yang sudah lahir dari isterinya. Akibat hukum dari perceraian li’an diatur dalam Pasal 162 KompiIasi Hukum Islam yang mengatur, “bilamana li’an terjadi maka perkawinan itu putus untuk selamanya dan anak dikandung dinasabkan kepada ibunya, sedang suaminya terbebas dari kewajiban memberi nafkah.” Akibat hukum dari Perceraian Li’an tentu merugikan pihak anak yang diingkari oleh pihak ayah ternyata memiliki hubungan darah dengan ayah yang mengingkarinya. Pasal 43 Ayat (1) Undang-Undang Perkawinan telah mendapatkan pengujian dari Mahkamah Konstitusi sehingga pasal tersebut dibaca menjadi, “Anak yang dilahirkan di luar perkawinan hanya mempunyai hubungan perdata dengan ibunya dan keluarga ibunya serta dengan laki-laki sebagai ayahnya yang dapat dibuktikan berdasarkan ilmu pengetahuan dan teknologi dan/atau alat bukti lain menurut hukum mempunyai hubungan darah termasuk hubungan perdata dengan keluarga ayahnya” yang memberikan kesempatan bagi anak Li’an untuk membuktikan hubungan darah dengan pihak ayah yang mengingkarinya untuk Kembali mendapatkan hubungan keperdataan dengan pihak ayah. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah berkaitan tentang akibat hukum Perceraian Secara Li’an Terhadap Anak Yang Telah Terbukti Memiliki Hubungan Darah Melalui Tes DNA. Pendekatan yang digunakan dalam penulisan tesis ini adalah pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual dan pendekatan kasus. Hasil dari Penelitian ini adalah kedudukan hukum anak Li’an tersebut berubah menjadi anak sahk karena ia terbukti memiliki hubungan darah dengan melakukan Tes DNA berdasarkan Pasal 43 Ayat (1) Undang-Undang Perkawinan. Hubungan keperdataan antara Anak Li’an dengan pihak ayah yang terbukti memiliki hubungan darah adalah hubungan nasab, perwalian, dan waris dengan pihak ayah dan Ibu serta keluarga ayah dan Ibu sebagai wujud perlindungan hukum oleh Negara. Kata

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 T.FH.K.55/22 Jov a
Uncontrolled Keywords: Perceraian Li’an, Tes DNA, Akibat Hukum.
Subjects: H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman > HQ1-2044 The Family. Marriage. Women > HQ503-1064 The family. Marriage. Home > HQ811-960.7 Divorce
K Law > KB Religious law in general > KB1-4855 Religious law in general. Comparative religious law. Jurisprudence
K Law > KB Religious law in general > KB1-4855 Religious law in general. Comparative religious law. Jurisprudence > KB400-4855 Interdisciplinary discussion of subjects > KB531-619 Domestic relations. Family law
Divisions: 03. Fakultas Hukum > Magister Kenotariatan
Creators:
CreatorsNIM
Jovita Amanda Suryanto031924253056
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorPRAWITRA THALIB198511162014041001
Thesis advisorFISKA SILVIA RADEN RORO197705292003122003
Depositing User: mat sjafi'i
Date Deposited: 06 Oct 2026 00:47
Last Modified: 06 Oct 2026 00:47
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148612
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item