ANNISA FARADILA, - (2022) HUBUNGAN KOPING RELIGIUS DENGAN RESILIENSI PADA MAHASISWA FK UNAIR ANGKATAN 2020 DI MASA PANDEMIK. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN I)
011811133109 HALAMAN I.pdf Download (264kB) |
|
|
Text (BAB I)
011811133109 BAB I.pdf Download (42kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
011811133109.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Selama pandemi COVID-19 mahasiswa dituntut untuk mampu beradaptasi dari berbagai rutinitas sehari-hari, alhasil hal ini memicu munculnya tekanan dan perasaan emosional negatif pada masing-masing individu. Salah satu strategi koping yang dapat dilaksanakan dalam meminimalisir stres bagi mahasiswa adalah melalui agama (koping religius). Faktor lain yang dapat mengatasi segala stressor yang dihadapi adalah adanya ketahanan psikologis (resiliensi). Koping dilakukan untuk mengatasi stres dari permasalahan yang muncul, sedangkan pengaruh spiritualitas dianggap menjadi salah satu aspek terciptanya resiliensi yang baik. Dengan demikian, peneliti memutuskan untuk perlu melakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan koping religius dengan resiliensi pada mahasiswa FK UNAIR angkatan 2020 selama pandemi. Metode: Penelitian analitik observasional dengan desain cross-sectional ini menggunakan data primer melalui dua buah instrumen kuesioner yakni BRIEF RCOPE dan Growth-Focused Resilience. Sampel diperoleh sebanyak 208 mahasiswa FK UNAIR Angkatan 2020 melalui non-random sampling. Data dianalisis dengan Uji Spearman-rho menggunakan aplikasi SPSS versi 21. Hasil: Didapatkan p-value (sig) (<0,05) yang bermakna adanya hubungan yang signifikan antara variabel koping religious dengan variabel resiliensi. Koping religius positif berhubungan secara positif terhadap persistensi perkembangan dan emosi positif mahasiswa. Mahasiswa yang persistensi perkembangannya baik dan mempunyai emosi positif cenderung menggunakan koping religius positif yang dominan. Students will appear persistent in studying, striving to graduate with the best grades that are able to tend to excel and have a high learning drive and do not give up easily. Students who tend to use negative religious coping have low developmental persistence and positive emotions, so their reliability is not good. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan pada bab sebelumnya, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat adanya hubungan yang signifikan antara koping religius dengan resiliensi pada mahasiswa FK UNAIR Angkatan 2020. Kata Kunci: Koping Religius, Resiliensi, Pandemi COVID-19
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK S.FK.D 240 - 23 Ann h | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | COVID-19 Pandemic, Religious Coping, Resilience | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > R Medicine (General) > R735-854 Medical education. Medical schools. Research |
|||||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Dewi Puspita | |||||||||
| Date Deposited: | 09 Oct 2026 07:44 | |||||||||
| Last Modified: | 09 Oct 2026 07:44 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148627 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


