EKSPRESI TRAF-6 DAN NaV-1.7 SEL SARAF PADA EKSPERIMENTAL FLARE UP PASCA EKSTIRPASI JARINGAN PULPA GIGI

PUTU YURI DIVINA, - (2022) EKSPRESI TRAF-6 DAN NaV-1.7 SEL SARAF PADA EKSPERIMENTAL FLARE UP PASCA EKSTIRPASI JARINGAN PULPA GIGI. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text
cover.pdf

Download (137kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (58kB)
[img] Text (full text)
021918036324.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

ABSTRAK EKSPRESI TRAF-6 DAN NaV-1.7 SEL SARAF PADA EKSPERIMENTAL FLARE UP PASCA EKSTIRPASI JARINGAN PULPA GIGI Latar Belakang: Inflamasi jaringan pulpa seperti pulpitis irreversible dan nekrosis pulpa memerlukan perawatan saluran akar. Pada sesi diantara perawatan dan saat selesainya perawatan terdapat kemungkinan timbulnya rasa nyeri disebut flare up yang sering terjadi 24 jam setelah perawatan saluran akar. Rasa nyeri dapat berlangsung karena tereksitasinya NaV-1.7 melalui jalur TRAF-6. Diagnosa pulpa yang mendasari terjadinya flare up masih menjadi perdebatan. Tujuan: Menjelaskan terjadinya flare up pada sel saraf jaringan pulpa gigi secara imunohistokimia setelah pemberian LPS dan perlakuan ekstirpasi pulpa berdasarkan ekspresi TRAF-6 dan NaV-1.7. Metode: 30 ekor tikus Spraque Dawley dibagi menjadi 3 kelompok (kontrol, perlakuan 1, perlakuan 2) masing - masing 10 ekor. Pada gigi insisif rahang bawah kelompok kontrol tidak diberi perlakuan hanya diterminasi setelah 24 jam. Kelompok perlakuan 1 dilakukan akses opening dan ekstirpasi jaringan pulpa kemudian diterminasi setelah 24 jam. Kelompok perlakuan 2 dilakukan akses opening dan induksi LPS Porphyromonas gingivalis, dibiarkan selama 48 jam untuk menciptakan kondisi inflamasi, berikutnya dilakukan ekstirpasi pulpa dan 24 jam kemudian diterminasi. Selanjutnya dibuatkan slide preparat dan pengecatan imunohistokimia untuk pengamatan marker TRAF-6 dan NaV-1.7. Hasil: Terjadi peningkatan TRAF-6 dan NaV-1.7 setelah ekstirpasi jaringan pulpa (kelompok perlakuan 1). Terjadi penurunan TRAF-6 dan NaV-1.7 setelah pemberian LPS dan ekstirpasi jaringan pulpa (kelompok perlakuan 2). Kesimpulan: Secara neuroimmunologis insiden flare up lebih berpotensi terjadi pada pulpa yang kualitasnya lebih baik (inflamasinya lebih rendah) dibandingkan dengan pulpa yang terinflamasi lebih parah. Kata Kunci: Flare up , TRAF-6, NaV-1.7, sel saraf pulpa.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK Sp.FKG.KG 23 - 23 Put e
Uncontrolled Keywords: Flare up , TRAF-6, NaV-1.7, nerve cells
Subjects: R Medicine > RK Dentistry > RK641-667 Prosthetic dentistry. Prosthodontics
Divisions: 02. Fakultas Kedokteran Gigi > Ilmu Konservasi Gigi (Spesialis)
Creators:
CreatorsNIM
PUTU YURI DIVINA, -NIM021918036324
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorGALIH SAMPOERNO, -NIDN-
Depositing User: Indah Fatma
Date Deposited: 07 Oct 2026 03:00
Last Modified: 07 Oct 2026 03:00
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148760
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item