DYAH AMIROTUN NASIHAH (2019) HUBUNGAN KADAR ALBUMIN SERUM DENGAN KADAR SGOT DAN SGPT PADA PENDERITA HEPATITIS B KRONIK. Tugas Akhir D3 thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (FULLTEXT)
305.151610113032_DYAH AMIROTUN NASIHAH.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Hepatitis B merupakan suatu inflamasi pada hati yang disebabkan oleh virus hepatitis B. WHO memperkirakan lebih dari 2 milyar penduduk dunia telah terinfeksi virus hepatitis B. Indonesia merupakan negara dengan endemisitas hepatitis sedang sampai tinggi dengan angka prevalensi mencapai 4,0% - 20,3%. Infeksi virus hepatitis B dapat berupa keadaan fase akut dan kronik. SGOT (Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase) dan SGPT (Serum Glutamic Piruvic Transaminase) merupakan indikator yang sensitif untuk menilai adanya kerusakan hati. Hati merupakan sumber utama protein serum. Apabila terjadi kerusakan sel hati maka kadar protein plasma akan menurun. Perubahan fraksi protein yang paling banyak terjadi pada penyakit hati adalah penurunan kadar albumin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kadar albumin serum dengan SGOT dan SGPT pada penderita hepatitis B kronik. Metode : Penelitian dilakukan dengan metode uji korelasi Pearson menggunakan program SPSS 23.0 for Windows dari 36 pasien hepatitis B kronik yang melakukan pemeriksaan albumin serum dan SGOT & SGPT secara bersamaan di Rumah Sakit Umum Haji Surabaya. Hasil : Terdapat korelasi terbalik, sedang dan signifikan antara albumin serum dengan SGOT (r= -0,148, p<0,05) dan korelasi terbalik, rendah dan signifikan antara albumin serum dengan SGPT (r= -0,340, p<0,05). Kesimpulan : Terdapat hubungan terbalik yang signifikan antara albumin serum dengan SGOT dan SGPT pada penderita hepatitis B kronik.
| Item Type: | Thesis (Tugas Akhir D3) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hepatitis B, SGOT, SGPT, Albumin. | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA428-428.5 Public health laboratories, institutes, etc. | ||||||
| Divisions: | 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D3 Teknologi Laboratorium Medis | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Dwi Marina | ||||||
| Date Deposited: | 07 Oct 2026 04:09 | ||||||
| Last Modified: | 07 Oct 2026 04:09 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148780 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


