Total Haemocyte Count (Thc) Dan Differential Haemocyte Count (Dhc) Udang Vaname (Litopenaeus Vannamei) Yang Terinfestasi Ektoparasit Ciliata Patogen Selama Pemeliharaan Dengan Padat Tebar Tinggi

Aldilah Nafisyah Tri Agisti (2022) Total Haemocyte Count (Thc) Dan Differential Haemocyte Count (Dhc) Udang Vaname (Litopenaeus Vannamei) Yang Terinfestasi Ektoparasit Ciliata Patogen Selama Pemeliharaan Dengan Padat Tebar Tinggi. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
141811133053 COV.pdf

Download (2MB)
[img] Text (BAB 1)
141811133053 BAB 1.pdf

Download (88kB)
[img] Text (FULLTEXT)
141811133053.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

"Udang vaname (Litopenaeus vannamei) merupakan udang yang berasal dari perairan Amerika disebut sebagai pasific white shrimp dan sukses dikembangkan serta merupakan komoditas perikanan yang ekonomis serta penting di Indonesia. Budidaya udang vaname merupakan salah satu pilihan yang tepat untuk meningkatkan devisa negara karena prospek pasar yang tinggi, nilai ekonomis tinggi dan kondisi lingkungan yang mendukung dan dapat dipelihara dengan padat tebar lebih dari 150 ekor udang/m2. Namun hal tersebut dapat menimbulkan beberapa masalah seperti adanya akumulasi bahan organik dari sisa metabolisme dan sisa pakan yang dapat menyebabkan adanya infestasi parasite sehingga dapat menurunkan imunitas udang. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh padat tebar tinggi, lama waktu pemeliharaan, dan interaksi antara padat tebar tinggi dan waktu pemeliharaan terhadap Total Haemocyte Count (THC) dan Differential Haemocyte Count (DHC) udang vaname (L. vannamei) yang terinfestasi Ciliata patogen. Metode penelitian ini adalah ekperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 3 perlakuan dan 6 ulangan. Terdapat dua faktor yaitu faktor A yang merupakan perlakuan padat tebar tinggi yaitu A1 = 10 ekor / 10 liter air, A2 = 15 ekor / 10 liter air, dan A3 = 20 ekor / 10 liter air. Faktor B merupakan lama waktu pemeliharaan yang berbeda yaitu B1 = Hari ke-0, B2 = Hari ke-2, B3 = Hari ke-4, B4 = Hari ke-6, dan B5 = Hari ke-8. Hasil menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang nyata (p<0,05) antara perlakuan padat tebar tinggi dan lama waktu pemeliharaan terhadap Total Haemocyte Count (THC) dan Differential Haemocyte Count (DHC) udang vaname (L. vannamei) yang terinfestasi Ciliata patogen. Nilai THC optimum sebesar 36,1 x 106 sel/ml pada perlakuan padat tebar 20 ekor/10L (A3) dan waktu pemeliharaan hari ke-8. Jumlah sel hemosit DHC udang vaname dengan presentase tertinggi adalah sel hialin yaitu sebesar 71%. Jumlah DHC sel granular optimum yaitu 36,83%, dan sel semigranular yaitu 30,67%. Hasil grafik juga menunjukkan bahwa terdapat peningkatan dari THC dan DHC selama pemeliharan dari hari ke-0 sampai dengan hari ke-8. Kesimpulan dari penelitian ini adalah padat tebar 20 ekor/10L pada waktu pemeliharaan 8 hari memiliki pengaruh interaksi yang signifikan terhadap THC dan DHC udang vaname yang terinfestasi Ciliata patogen."

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK S.FPK.A.65-22 Ald t
Uncontrolled Keywords: Total Haemocyte Count , Differential Haemocyte Count , Udang Vaname
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH20.3-191 Aquaculture > SH151-179 Fish culture
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Akuakultur
Creators:
CreatorsNIM
Aldilah Nafisyah Tri Agisti141811133053
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorGUNANTI MAHASRI196009121986032001
Thesis advisorKUSNOTO196310031997021001
Depositing User: mat sjafi'i
Date Deposited: 07 Oct 2026 06:35
Last Modified: 07 Oct 2026 06:35
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148810
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item