NANDANG SUDRAJAT (2022) Pengaruh Pemberian Graft Platelet Rich Fibrin (PRF) terhadap Ekspresi VEGF dan PEDF pada Keratitis Pseudomonas aeruginosa : (Penelitian Eksperimental pada Oryctolagus cuniculus). Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
012015653103_HALAMAN JUDUL.pdf Download (6MB) |
|
|
Text (BAB I)
012015653103_BAB I.pdf Download (2MB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
012015653103_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Untuk meneliti kemampuan platelet rich fibrin (PRF) dalam menghambat neovaskularisasi, menghambat ekspresi VEGF dan menstimulasi ekspresi PEDF pada hewan coba keratitis infektif. Metode: Sebanyak 12 kelinci putih New Zealand (Oryctalogus cuniculus) dilakukan induksi keratitis dengan inokulasi Pseudomonas aeruginosa. Kelinci dibagi menjadi dua kelompok, pertama adalah kelinci yang diberi terapi antibiotik saja, kedua adalah kelinci yang diberi terapi antibiotik dan graft PRF. Luas neovaskularisasi kornea secara klinis diukur sebelum dan sesudah perlakuan. Ekspresi vascular endothelial growth factor (VEGF) dan ekspresi pigment epithelial derived factor (PEDF) pada lapisan epitel, stroma dan endotel kornea dievaluasi dengan pemeriksaan imunohistokimia pada hari ke-10 setelah induksi keratitis. Hasil: Evaluasi dilakukan pada hari ke-10 pasca induksi keratitis. Luas neovaskularisasi secara klinis tidak didapatkan perbedaan yang signifikan antar kedua kelompok (p=0,526). Ekspresi VEGF pada kornea didapatkan perbedaan yang signifikan antar kelompok pada lapisan epitel (p=0,008), namun tidak didapatkan perbedaan yang signifikan pada lapisan stroma (p=0,934) dan endotel (p=0,935). Ekspresi PEDF pada kornea didapatkan perbedaan yang signifikan antar kelompok pada lapisan epitel (p=0,004) dan stroma (p=0,029) namun tidak didapatkan perbedaan yang signifikan pada lapisan endotel (p=0,157). Kesimpulan: PRF dapat menghambat ekspresi VEGF dan menstimulus ekspresi PEDF pada kornea hewan model keratitis Pseudomonas aeruginosa di hari ke-10. Namun, tidak didapatkan perbedaan neovaskularisasi secara klinis.
| Item Type: | Thesis (Thesis) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK Sp.FK.KM 03 - 23 Nan p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | platelet-rich fibrin, corneal neovascularization, VEGF, PEDF, infective keratitis | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine > RC31-1245 Internal medicine | |||||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > S2 Ilmu Kedokteran Klinik | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Sulistiorini | |||||||||
| Date Deposited: | 07 Oct 2026 06:32 | |||||||||
| Last Modified: | 07 Oct 2026 06:32 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148816 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


