Potensi Buah Mengkudu (Morinda Dtrifolia) Terhadap Kadar Vitamin C Dalam Darah Dan Kualitas Karkas Ayam Pedaging

Retno Bijanti, - and Retno Sri Wahjuni, - and Romziah Sidik, - (2003) Potensi Buah Mengkudu (Morinda Dtrifolia) Terhadap Kadar Vitamin C Dalam Darah Dan Kualitas Karkas Ayam Pedaging. Other thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (RINGKASAN)
RINGKASAN.pdf

Download (1MB)
[img] Text (FULLTEXT)
Retno B., MS.,Drh., Retno S.W., MS.Drh., Hj. Romziah S., Ph.D.,.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/wplib/

Abstract

Ayam pedaging (broiler) merupakan salah satu dari peternakan ayam yang berkembang sangat cepat dan kompleks. Untuk mengejar efisiensi agar dapat bersaing, sering adanya perubahan pada manajemen dan lingkungan yang menyebabkan ayam dilingkupi oleh stres yang tinggi. Atas dasar pemikiran tersebut maka diperlukannya vitamin C pada ayam dalam kondisi lingkungan yang panas, adanya stres dalam handling, pengangkutan dan lain-lainnya (Prawirokusumo, 1995). Selain itu masyarakat juga menginginkan daging ayam yang rendah lemak, hal ini dapat dilihat adanya lemak abdominal pada karkas ayam pedaging. Menurut Salleh, 2002 buah mengkudu mengandung zat aktif xeronine yang mampu menurunkan lemak dan kadar kolesterol. Kandungan utama dalam buah mengkudu adalah sumber vitamin C (askorbat acid) yang berfungsi sebagai antioksidan (penangkal radikal bebas). Oksidan termasuk golongan senyawa oksigen reaktif yang berasal dari oksigen dan sebagian di antaranya berbentuk radikal bebas. Berdasarkan pengaruh vitamin C terhadap integritas sel, maka vitamin C perlu diberikan melalui air minum terutama ayam pedaging (broiler) yang akan dipotong. Karkas yang dihasilkan tidak mudah mengalami penyusutan sehingga kualitas karkas dapat dijaga (Prawirokusumo, 1995). Dalam penelitian ini akan dikaji dosis optimal yang dibutuhkan ayam pedaging agar dapat meningkatkan kadar vitamin C dalam darah dan meningkatkan kualitas karkas. Berdasarkan latar belakang di atas maka timbul permasalahan: Apakah terdapat perbedaan pengaruh bermacam-macam dosis sari buah mengkudu terhadap kadar vitamin C dalam darah, lemak abdominal dan berat karkas ayam pedaging? Hipotesis yang dapat diajukan adalah: Pemberian sari buah mengkudu dapat mempengaruhi kadar vitamin C dalam darah, persentase lemak abdominal dan berat karkas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh pengaruh penggunaan sari buah mengkudu sebagai Feed Additive terhadap kadar vitamin C dalam darah dan kualitas karkas ayam pedaging yang meliputi persentase lemak abdominal dan persentase karkas ayam pedaging. Hewan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini DOC ayam pedaging strain Hubbard sebanyak 20 ekor menggunakan pakan komersial jenis CP 511. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari empat perlakuan dengan ulangan masing-masing sebanyak 5 kali. Setelah 2 minggu hewan percobaan dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan, sehingga masing-masing kelompok terdiri dari 5 ekor. Perlakuan dilakukan selama 2 minggu, pemberian sari mengkudu dimulai pada minggu ke-4 dan berakhir pada minggu ke-5. Keempat perlakuan tersebut adalah: K: Kontrol (pakan tanpa diberi sari buah mengkudu), A: 1% sari buah mengkudu, B: 2% sari buah mengkudu dan C: 3% sari buah mengkudu. Pada akhir penelitian dilakukan penimbangan dan pengambilan darah pada masing-masing ayam melalui vena brachialis, setelah itu dilakukan pemeriksaan kadar vitamin C dalam darah menggunakan metode titrasi dengan larutan 2,6 DIP (Dichlorophenol Indophenol). Sedangkan untuk mengetahui kualitas karkas dilakukan penimbangan berat hidup ayam, berat karkas dan berat lemak tubuh. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang nyata pada persentase lemak abdominal ayam pada masing-masing perlakuan (p<0,05), sedangkan pada persentase karkas dan kadar vitamin C dalam darah tidak menunjukkan perbedaan yang nyata (p>0,05) di antara perlakuan terhadap kontrol pada masing-masing perlakuan. Pemberian sari buah mengkudu ini ternyata dapat menurunkan persentase lemak abdominal sampai (1,03%) pada kelompok C, B (1,45%) dan A (1,75%), sehingga dapat memberikan keuntungan antara lain ayam memiliki berat badan yang tinggi tanpa diikuti oleh timbunan lemak abdominal yang berlebihan. Hal ini dapat diartikan bahwa ayam tersebut mempunyai kualitas karkas yang baik. Sari buah mengkudu dapat ditambahkan melalui air minum pada ternak ayam untuk memperbaiki kualitas karkasnya serta perlu dilakukan penelitian lanjutan mengenai kadar antioksidan di dalam darah ayam pedaging.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Karkas Ayam Pedaging
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture > SF481-507 Poultry. Eggs
Divisions: 06. Fakultas Kedokteran Hewan > Patologi Veteriner
Creators:
CreatorsNIM
Retno Bijanti, --
Retno Sri Wahjuni, --
Romziah Sidik, --
Depositing User: Fahimatun Nafisa Nafisa
Date Deposited: 07 Oct 2026 07:13
Last Modified: 07 Oct 2026 07:13
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148832
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item