DHIYAN SANDHE KURNIAWAN (2022) Pengembangan Instrumen E-Askep Paska Bedah Berbasis SDKI,SLKI,SIKI Di Rumah Sakit Kristen Mojowarno. Thesis thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
232231007_HALAMAN JUDUL.pdf Download (309kB) |
|
|
Text (BAB I)
232231007_BAB I.pdf Download (50kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
232231007_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (10MB) | Request a copy |
Abstract
Pendahuluan : Dokumentasi asuhan keperawatan paska bedah merupakan elemen penting dalam menjaga keselamatan dan kualitas pelayanan pasien. Di Rumah Sakit Kristen Mojowarno, instrumen dan praktik pendokumentasian asuhan keperawatan belum sepenuhnya sesuai dengan standar nasional (SDKI, SLKI, SIKI) dan masih dilakukan secara manual. Hal ini menimbulkan tantangan dalam hal efisiensi, akurasi, serta legalitas dokumentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen elektronik asuhan keperawatan (E-ASKEP) paska bedah berbasis SDKI, SLKI, dan SIKI yang sesuai standar, valid, dan dapat mendukung dokumentasi keperawatan secara elektronik. Metode : Penelitian ini menggunakan desain Research and Development (R&D) dengan tahapan: (1) evaluasi instrumen eksisting, (2) pengembangan instrumen berbasis SDKI, SLKI, SIKI, melalui focus group discussion (FGD) dan konsultasi pakar (3) validitas isi menggunakan I-CVI oleh dua pakar, dan uji reliabilitas kepada 8 perawat calon pengguna instrumen E-ASKEP ( 4 ) menyusun instrumen E-ASKEP . Hasil : Evaluasi 107 instrumen asuhan keperawatan sesuai standar SDKI, SLKI dan SIKI. Delapan instrumen dikembangkan sesuai masalah keperawatan paska bedah, seperti gangguan mobilitas fisik, nyeri akut, risiko infeksi, risiko perlambatan pemulihan paska bedah, risiko jatuh, disfungsi motilitas gastrointestinal, risiko perdarahan dan hipotermia perioperatif. Uji validitas menghasilkan nilai I-CVI = 1,00 pada seluruh item, dan uji reliabilitas menunjukkan hasil 0,82 atau > 0,6 dari standar KR 20 yang menunjukkan bahwa seluruh item valid dan reliabel. Kesimpulan : Instrumen E-ASKEP paska bedah berbasis SDKI, SLKI, SIKI berhasil dikembangkan dan terbukti valid dan reliabel. Instrumen ini direkomendasikan untuk diuji cobakan dalam praktik perawat yang lebih luas di ruang rawat inap untuk meningkatkan kualitas dokumentasi keperawatan secara elektronik. Kata kunci: diagnosis,luaran,intervensi keperawatan, paska bedah, elektronik
| Item Type: | Thesis (Thesis) | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK T.FKP 38 - 25 Dhi p | ||||
| Uncontrolled Keywords: | nursing diagnosis, outcomes, interventions, post operatif, electronics | ||||
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing > RT1-120 Nursing | ||||
| Divisions: | 13. Fakultas Keperawatan > S2 Keperawatan | ||||
| Creators: |
|
||||
| Depositing User: | Ika Rudianto | ||||
| Date Deposited: | 07 Oct 2026 07:55 | ||||
| Last Modified: | 07 Oct 2026 07:55 | ||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148851 | ||||
| Sosial Share: | |||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


