ANALISIS POTENSI DAMPAK PENCEMARAN LINGKUNGAN PADA PRODUKSI BERAS KEMASAN MELALUI PENDEKATAN METODE LIFE CYCLE ASSESSMENT (LCA)

FIRDA NUR A'ISYAH RAHMA, - (2022) ANALISIS POTENSI DAMPAK PENCEMARAN LINGKUNGAN PADA PRODUKSI BERAS KEMASAN MELALUI PENDEKATAN METODE LIFE CYCLE ASSESSMENT (LCA). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text
cover.pdf

Download (455kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (53kB)
[img] Text (full text)
081811133011.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Life Cycle Inventory pada proses produksi beras kemasan yang ditinjau berdasarkan life cycle assessment, menganalisis potensi dampak pencemaran lingkungan yang dihasilkan dari setiap tahapan produksi beras kemasan 25 kg PT Wilmar Padi Indonesia menggunakan metode life cycle assessment, serta memberikan rekomendasi alternatif yang dapat dilakukan oleh perusahaan dalam mereduksi dampak pencemaran lingkungan yang berpotensi timbul dari produksi beras kemasan. Metode analisis Life Cycle Assessment terdiri dari tahapan penentuan goal and scope, life cycle inventory, life cycle impact assessment, dan interpretation. Software yang digunakan dalam analisis life cycle assessment yaitu software SimaPro 9.3 dengan metode yang digunakan pada tahapan life cycle impact assessment yaitu CML-IA (baseline) yang memiliki 11 kategori dampak. Produksi beras kemasan 25 kg PT Wilmar Padi Indonesia membutuhkan gabah kering giling sebesar 45,45 kg, listrik sebesar 3,04 kWh, sekam untuk bahan bakar sebesar 2,54 kg, dan sisa sekam sebesar 7,7 kg, serta menghasilkan emisi ke udara berupa debu sebesar 0,07 kg, uap air sebesar 4,28 kg, dan uap panas sebesar 2,38 kg. emisi ke tanah yang dihasilkan yaitu berupa kerikil sebesar 0,005 kg, dan pasir sebesar 0,06 kg. Produksi beras kemasan berpotensi menghasilkan dampak pencemaran terhadap lingkungan berupa pemanasan global atau global warming (GWP 100a) yang berasal dari penggunaan energi listrik pada unit mesin produksi. Besaran dampak pada global warming (GWP 100a) dinyatakan pada kg CO2eq. Tahapan produksi beras kemasan yang memiliki potensi dampak pencemaran paling besar yaitu pada tahap husking sebesar 46,74% dengan nilai karbon dioksida sebesar 2,26 × 10-13 kg CO2eq. Alternatif perbaikan untuk menurunkan potensi dampak pencemaran yang timbul selama proses produksi beras kemasan yaitu penggunaan pembangkit listrik tenaga biomassa (PLTBm) berbasis sekam dengan persentase penurunan emisi karbon dioksida sebesar 21,9%, dan penggunaan pembangkit listrik tenaga biomassa (PLTBm) berbasis jerami dengan persentase penurunan emisi karbon dioksida sebesar 16,7%."

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK S.FST.TL 03 - 23 Fir a
Uncontrolled Keywords: Environmental Impact, Life Cycle Assessment, Packaged Rice, SimaPro 9.3.
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental Sciences > GE300-350 Environmental management
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Ilmu dan Teknologi Lingkungan
Creators:
CreatorsNIM
FIRDA NUR A'ISYAH RAHMA, -NIM081811133011
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorEKO PRASETYO KUNCORO, -NIDN-
Depositing User: Indah Fatma
Date Deposited: 08 Oct 2026 03:40
Last Modified: 08 Oct 2026 03:40
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148924
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item