Pengembangan Model Koping Berbasis Spiritual Well-Being Dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Lansia

ISWATUN (2022) Pengembangan Model Koping Berbasis Spiritual Well-Being Dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Lansia. Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
131911573019_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
131911573019_BAB I.pdf

Download (594kB)
[img] Text (FULLTEXT)
131911573019_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pendahuluan: Banyak lansia yang mengalami berbagai masalah psikis maupun fisik yang karena proses menua (aging process) menyebabkan perubahan pada kualitas hidupnya. Oleh karena itu diperlukan strategi koping yang baik dalam menghadapi situasi agar kualitas hidupnya meningkat. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan model koping berbasis spiritual well-being dalam meningkatkan kualitas hidup lansia. Metode: terdapat tiga tahap penelitian dengan tiga jenis desain penelitian yaitu explanative survey, descriptive exploratory dan quasy experimental. Jumlah sampel yang diperoleh sebesar 300 responden tahap pertama, 9 sampel pada tahap kedua dan 112 sampel tahap ketiga. Isue strategis dan wawancara mendalam dibahas dalam FGD untuk penyusunan modul, kemudian intervensi modul. Analisa data menggunakan uji statistik Partial Least Square dengan nilai p value < 0,05, analisis kualitatif dan Uji Mann-Whitney U test dan Wilcoxon signed rank test. Hasil dan temuan baru: terdapat pengaruh faktor individu terhadap strategi koping (p value=0,000), demografi (p value=0,001), lingkungan (p value=0,000) dan pelayanan kesehatan (p value=0,002). Terdapat pengaruh faktor individu terhadap kualitas hidup (p value=0,000), faktor lingkungan (p value=0,000) dan faktor pelayanan kesehatan (p value=0,031). Strategi koping berpengaruh terhadap spiritual well-being (p value=0,000) dan kualitas hidup (p value=0,017). Spiritual well-being berpengaruh terhadap kualitas hidup lansia (p value=0,000). Modul intervensi strategi koping pada kelompok perlakuan berpengaruh secara signifikan terhadap spiritual well-being (p value=0,000) dan kualitas hidup lansia (p value=0,001), tetapi tidak bermakna terhadap kelompok kontrol dengan nilai p value=0,072 dan p value=0,159. Temuan baru dalam penelitian ini untuk membentuk kualitas hidup lansia dapat melewati dua jalur yaitu faktor individu, faktor demografi, faktor lingkungan, pelayanan kesehatan dan spiritual well-being Diskusi: Penekanan model pengembangan koping menekankan pada jalur spiritual well-being karena sebagai mediator dalam meningkatkan kualitas hidup lansia Pengembangan model koping berbasis spiritual well-being dapat meningkatkan kualitas hidup lansia. Intervensi strategi koping sangat efektif dalam meningkatkan spiritual well-being dan kualitas hidup lansia. Disarankan lansia dapat menggunakan strategi koping berbasis spiritual well-being dalam menyelesaikan masalahnya agar kualitas hidupnya meningkat.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Additional Information: KKC KK D.FKP 11 - 23 Isw p
Uncontrolled Keywords: coping strategies, spiritual well-being, quality of life, elderly
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF1228-1389 Spiritualism (including mediumship, spirit messages, clairvoyance)
R Medicine > RT Nursing > RT1-120 Nursing
Divisions: 13. Fakultas Keperawatan > S3 Keperawatan
Creators:
CreatorsNIM
ISWATUNNIM131911573019
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 09 Oct 2026 02:50
Last Modified: 09 Oct 2026 02:50
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/148965
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item